Aksi Unjuk Rasa Warga Dibatalkan, Bupati Haili Yoga Setujui Tuntutan Penertiban Alat Tangkap Ikan di Danau Lut Tawar

- Editor

Rabu, 21 Mei 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon | Pilargayonews.com – Rencana aksi unjuk rasa warga yang sebelumnya dijadwalkan untuk menolak penertiban alat tangkap ikan jenis Cangkul Padang dan Cangkul Dedem di Danau Lut Tawar resmi dibatalkan. Hal ini terjadi setelah seluruh tuntutan massa disepakati dan disahkan langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Dr. H. Haili Yoga, M.Si, dalam pertemuan terbuka di Gedung Serbaguna Desa Kala Lengkio, Kecamatan Kebayakan, rabu (21/5/2025).

Koordinator aksi, Gilang Kin Tawar, menyampaikan bahwa langkah pembatalan dilakukan karena pemerintah daerah telah menunjukkan itikad baik dengan menandatangani surat kesepakatan.

“Tuntutan sudah disepakati dan disahkan hari ini, sudah ditandatangani langsung oleh Bapak Bupati. Keputusan ini bukan dari saya, tapi dari beliau. Kami juga secara resmi mengundang Bupati untuk menyerahkan langsung surat tuntutan aksi. Saya bersumpah, tidak ada drama dengan pemerintah. Justru karena itu kami undang beliau agar semuanya transparan,” ujar Gilang.

 

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRK Aceh Tengah, Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Perikanan, Camat Kebayakan, Reje Kala Lengkio, tokoh masyarakat, dan para nelayan setempat.

Penertiban Akan Dilaksanakan Sesuai Aturan

Dalam sambutannya, Bupati Haili Yoga menyatakan bahwa pemerintah tidak menentang aspirasi masyarakat, justru menjadikan aksi ini sebagai pengingat akan pentingnya komunikasi terbuka antara warga dan pemerintah.

“Aksi itu terjadi karena ada hal-hal yang belum terpenuhi. Kita pahami itu. Tapi penertiban alat tangkap seperti Cangkul Padang dan Cangkul Dedem harus tetap dilakukan karena dampaknya sangat merusak ekosistem Danau Lut Tawar,” tegasnya.

Baca Juga:  Wakil Bupati Muchsin Hasan Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

 

Ia menyebutkan tim penertiban akan mulai bekerja maksimal satu minggu setelah surat keputusan diserahkan kepada masyarakat.

Danau Lut Tawar Jadi Perhatian Nasional

Bupati juga mengungkapkan bahwa Danau Lut Tawar kini tengah dipersiapkan untuk masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN), sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto. Hal ini menjadikan kawasan danau tidak hanya penting bagi masyarakat Aceh Tengah, tetapi juga strategis dalam skala nasional, terutama sebagai sumber air baku, konservasi hayati, dan potensi pariwisata.

“Presiden Prabowo memberi perhatian khusus terhadap kawasan-kawasan sumber air utama di dataran tinggi. Danau Lut Tawar menjadi salah satu prioritas untuk direvitalisasi melalui PSN. Ini adalah peluang besar yang tidak boleh kita sia-siakan,” terang Bupati.

 

Kondisi Danau Mengkhawatirkan

Bupati juga mengingatkan bahwa kondisi Danau Lut Tawar saat ini mengkhawatirkan. Dari yang sebelumnya memiliki kedalaman sekitar 160 meter, kini hanya tersisa sekitar 80 meter.

“Ini bukan soal nelayan atau pemerintah saja. Ini soal masa depan kita semua. Kalau danau ini rusak, air bersih akan menjadi persoalan besar di Gayo,” katanya.

Jaga Warisan Alam Gayo

Bupati Haili Yoga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah-langkah penertiban demi menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

“Tanah Gayo dan Danau Lut Tawar adalah warisan anak cucu kita. Mari kita jaga bersama. Kami di pemerintah tidak anti-kritik, justru membuka ruang masukan seluas-luasnya,” tutupnya.

Berita Terkait

Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sinkhole Raksasa di Aceh Tengah : “Akan Kita Kerjakan Segera”
Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Ringkus Pengedar Sabu, Sita Barang Bukti 20,45 Gram
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan
Sentuhan Jumat Berkah, Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Lot Kala Kebayakan
Aceh Tengah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi
‎Rumah Tani Nusantara Selamatkan Hasil Pertanian Aceh Tengah, Ratusan Ton Kentang Dikirim ke Jakarta
‎ ‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Dampingi Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 17 Takengon
3.327 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik, Terbesar Sepanjang Sejarah Aceh Tengah
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:59 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sinkhole Raksasa di Aceh Tengah : “Akan Kita Kerjakan Segera”

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:19 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Ringkus Pengedar Sabu, Sita Barang Bukti 20,45 Gram

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:10 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:04 WIB

Sentuhan Jumat Berkah, Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Lot Kala Kebayakan

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:53 WIB

Aceh Tengah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:18 WIB

‎ ‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Dampingi Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 17 Takengon

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:21 WIB

3.327 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik, Terbesar Sepanjang Sejarah Aceh Tengah

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:02 WIB

Ketua KALIBER Aceh: Kepemimpinan SAH Bangkrut, Rapor Merah Total untuk Salim Fakhry–Heri Alhilal.Perbaikan Hanya Selogan saja

Berita Terbaru