Aliansi Masyarakat Gayo Segel Kantor Bupati: “Rakyat Dikhianati, Pemimpin Sibuk Seremonial!”

- Editor

Rabu, 10 September 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Aksi protes Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) di Gedung DPRK Aceh Tengah, Rabu 10 September 2025, semakin memanas. Massa menyuarakan mosi tidak percaya terhadap Bupati, Wakil Bupati, dan DPRK Aceh Tengah, yang mereka nilai gagal menjalankan amanah rakyat.

“Kami hadir bukan untuk kepentingan kelompok manapun. Meski jumlah kami tak besar, ini bukti bahwa keresahan rakyat tidak bisa dibungkam,” teriak salah satu orator aksi.

AMG menuding pemerintah daerah abai terhadap persoalan strategis, salah satunya pembalakan liar di Bur Kelieten. Tak hanya itu, mereka juga membawa daftar 40 persoalan besar yang gagal ditangani, mulai dari kemiskinan yang kian meningkat, pelayanan publik yang amburadul, praktik korupsi yang dibiarkan, hingga potensi daerah yang terbengkalai.

Sebagai simbol kemarahan, massa AMG menyalakan api dan membakar ban bekas di depan gedung DPRK. Asap hitam pekat mengepul, menggambarkan bara perlawanan warga yang kecewa terhadap pemimpin daerah.

Baca Juga:  Hina Kapolri di TikTok,Dayalen pemilik Akun Tiktok  @Mr.Roberto07 Diduga Sengaja jatuhkan  Marwah Institusi Polri

Ketegangan makin memuncak setelah massa mengetahui Bupati Aceh Tengah tidak hadir menemui mereka. Kekecewaan berubah menjadi amarah. AMG menilai ketidakhadiran itu bentuk pelecehan terhadap aspirasi rakyat, sementara Bupati disebut lebih memilih menghadiri acara seremonial.

“Kalau begini caranya, berarti rakyat tidak dihargai! Kami tidak butuh janji manis, kami butuh pemimpin yang hadir bersama rakyat!” teriak seorang orator dengan suara bergetar.

Sebagai bentuk protes keras, massa kemudian menyegel Kantor Bupati Aceh Tengah. Aksi itu menjadi penegasan bahwa rakyat tidak lagi percaya pada kepemimpinan yang dianggap sibuk pencitraan, namun abai pada penderitaan masyarakat.

Dalam pernyataannya, AMG juga melayangkan lima tuntutan utama kepada Bupati, Wakil Bupati, DPRK, Aparat Penegak Hukum, hingga Menteri Dalam Negeri. Mereka menegaskan aksi tidak akan berhenti sampai tuntutan dipenuhi.

Berita Terkait

SPPG Kemala Bhayangkari Gelar Pelatihan Sertifikasi Penjamah Makanan bagi Petugas
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Kala Bintang
Respon Cepat Polres Aceh Tengah Datangi Lokasi Kebakaran, Lakukan Pengamanan dan Bantu Pemadaman
‎ ‎Progres Pembangunan Jembatan Gantung Kala Ili Capai 14,40 Persen
‎Enam Rumah Hangus Terbakar di Desa Bukit Kebayakan
Bantuan Sumur Bor Air Bersih Kapolda Aceh ke-4 di Desa Terpencil Reje Payung Diresmikan Polres Aceh Tengah
‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Gelar Karya Bhakti TNI di Kantor Desa Keramat Mupakat
Pemkab Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Keenam Kalinya
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:16 WIB

SPPG Kemala Bhayangkari Gelar Pelatihan Sertifikasi Penjamah Makanan bagi Petugas

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:11 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Kala Bintang

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:16 WIB

Respon Cepat Polres Aceh Tengah Datangi Lokasi Kebakaran, Lakukan Pengamanan dan Bantu Pemadaman

Sabtu, 24 Januari 2026 - 05:28 WIB

‎ ‎Progres Pembangunan Jembatan Gantung Kala Ili Capai 14,40 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:01 WIB

‎Enam Rumah Hangus Terbakar di Desa Bukit Kebayakan

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:05 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Gelar Karya Bhakti TNI di Kantor Desa Keramat Mupakat

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:21 WIB

Pemkab Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Keenam Kalinya

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:21 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Warga Cor Rumah di Blang Kolak II

Berita Terbaru

Aceh Tengah

‎Enam Rumah Hangus Terbakar di Desa Bukit Kebayakan

Jumat, 23 Jan 2026 - 13:01 WIB