Operasi Pasar Tanggap Inflasi Aceh Digelar di Takengon, Pemerintah Hadir Stabilkan Harga Jelang Idul Fitri 1447 H

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar Operasi Pasar Tanggap Inflasi Aceh dalam rangka stabilisasi harga bahan pokok sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Takengon, Sabtu pagi (14/03/2026) pagi.

Operasi pasar ini merupakan program Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh yang dilaksanakan serentak di lima kabupaten kota daerah pengukur inflasi di Aceh pada 14 hingga 16 Maret 2026.

Sejumlah komoditas kebutuhan pokok disediakan dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat, di antaranya beras premium seharga Rp. 109.000 per sak (10 kg), minyak goreng Rp. 33.000 per 2 liter, gula pasir Rp. 14.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp. 43.000 per papan. Pada pelaksanaan di Aceh Tengah disediakan sebanyak 750 paket lengkap untuk masyarakat.

Secara keseluruhan, kegiatan operasi pasar ini menyediakan komoditas bersubsidi berupa beras premium hingga 90.000 kilogram, gula pasir 15.000 kilogram, minyak goreng 15.000 liter, serta telur ayam sebanyak 8.250 papan.

Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketersediaan beras di daerah masih dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Beras kita masih cukup. Saat ini di Bulog sudah tersedia hampir 800 ton dan akan datang lagi sekitar 800 ton dalam waktu dekat sebagai persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri. BBM juga cukup dan kebutuhan lainnya juga masih tersedia”, ujar Bupati.

Menurutnya, tingginya angka inflasi di Aceh Tengah saat ini dipengaruhi oleh kenaikan harga beberapa komoditas, seperti daging ayam, telur, dan daging sapi. Selain itu, faktor distribusi juga turut memengaruhi harga karena kondisi jalur transportasi yang menyebabkan kendaraan besar belum dapat melintas sehingga distribusi masih menggunakan kendaraan kecil dengan biaya angkut yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Jurnalis Diancam Di habisi Terkait Pemberitaan Mangkraknya Proyek Gapura SD 12 Bebesen

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada pemerintah apabila ditemukan harga kebutuhan pokok yang terlalu tinggi di pasaran.

“Jika ada harga yang terlalu tinggi, sampaikan kepada pemerintah. Kami akan melakukan operasi pasar bersama forkopimda Aceh Tengah dan menindaklanjuti melalui dinas terkait. Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat”, tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Aceh yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aceh, Ir. T. Robby Irza, S.SiT., M.T menyampaikan bahwa kegiatan operasi pasar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mengendalikan inflasi menjelang Idul Fitri.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di lima daerah pengukur inflasi di Aceh, dengan pembagian tugas kepada pimpinan daerah. Gubernur berada di Banda Aceh, Wakil Gubernur di Lhokseumawe, Asisten III di Aceh Tamiang, Asisten I di Aceh Barat, sementara dirinya hadir di Aceh Tengah.

Menurutnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat yang diikuti dengan meningkatnya permintaan terhadap kebutuhan pokok sehingga berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

Saat ini, angka inflasi di Provinsi Aceh tercatat sebesar 6,94 persen, dan Aceh Tengah menjadi salah satu daerah dengan tingkat inflasi tertinggi, terutama dipicu oleh kenaikan harga komoditas seperti daging ayam, telur, dan beras.

“Melalui operasi pasar ini pemerintah hadir untuk menekan harga bahan pokok dan menjaga stabilitas pangan, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri dengan lebih tenang”, ucapnya.

Pemerintah berharap kegiatan operasi pasar ini dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Berita Terkait

POKIR DPRA DAPIL 8 diduga jadi ladang bancakan. Fee 20–30 persen, rakyat hanya dapat sisa.KEJATI Aceh jangan tutup mata
Polres Aceh Tengah Peringati Hari Buruh dengan Aksi Humanis “Jum’at Berbagi”
‎Dishub Aceh Tengah Tetapkan 17 Mitra Pengelola Parkir Tahun 2026
‎Kacabdin Pendidikan Aceh Tengah Apresiasi Juara FLS3N 2026, Siswa SMA Negeri 8 Raih Juara 1 Komik Digital
Lepas Calon Paskibra Asal Aceh Tengah Menuju Seleksi Provinsi, Bupati Haili Yoga : Disiplin Yang Utama
Uniqlo Perusahaan Ritel Global Bantu Pemulihan Pascabencana di Aceh Tengah
Kapolres Pantau Langsung Latihan Asah Kemampuan Personel dalam Pengamanan dan Pengendalian Massa
Muspika Bandar Monitoring Dapur SPPG, Pastikan Makanan Bergizi Aman Dikonsumsi Siswa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:14 WIB

Polres Aceh Tengah Peringati Hari Buruh dengan Aksi Humanis “Jum’at Berbagi”

Kamis, 30 April 2026 - 02:53 WIB

‎Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan 3 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar, Total Temuan Capai 20 Hektare

Senin, 27 April 2026 - 07:20 WIB

Kapolres Aceh Tengah Saweu Pesantren, Salurkan Bansos dan Gelar Bakti Kesehatan Gratis

Sabtu, 25 April 2026 - 08:57 WIB

Polres Aceh Tengah Tangkap Pria 60 Tahun, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak

Jumat, 24 April 2026 - 10:16 WIB

Jumat Berkah Polres Aceh Tengah Kembali Bagikan Makanan dan Bubur untuk Masyarakat di Depan Mapolres

Kamis, 23 April 2026 - 10:27 WIB

‎Bupati Aceh Tengah Haili Yoga Ikuti Musrenbang RKPA Tahun 2027 di Anjong Mon Mata Banda Aceh

Rabu, 22 April 2026 - 10:56 WIB

Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang, Polres Bener Meriah Lakukan Penyelidikan dan Imbau Masyarakat Beri Informasi

Selasa, 21 April 2026 - 15:15 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Pasang Spanduk Pembakaran Hutan dan Lahan Upaya Cegah Karhutla

Berita Terbaru