Bantuan 7 Ton Gabah di Lumbung Gegarang Tinggal 2 Ton, Warga Keluhkan Pengelolaan Tidak Transparan

- Editor

Rabu, 24 September 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com| Program lumbung pangan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Ketahanan Pangan di Desa Gegarang, Kecamatan Jagong, Kabupaten Aceh Tengah, menuai sorotan. Dari total bantuan awal 7 ton gabah yang disalurkan pada kelompok tani Sido Makmur, kini hanya tersisa sekitar 2 ton. Warga menilai pengelolaan bantuan tersebut tidak transparan.

Kelompok tani Sido Makmur yang dibentuk pada 2008 dengan 20 anggota awalnya menerima bantuan berupa bangunan lumbung pangan serta 7 ton gabah dari Dinas Ketahanan Pangan Aceh. Bantuan tersebut diajukan melalui proposal resmi berdasarkan kesepakatan kelompok.

Ketua kelompok, Supratno, menjelaskan bahwa sesuai AD/ART, gabah tersebut disimpan dan bisa dipinjamkan untuk anggota maupun masyarakat. Namun, gabah yang terlalu lama tersimpan mengalami kerusakan akibat hama. Sebagian digiling dan dijual Rp10 ribu per kilogram, jauh lebih rendah dari harga pasar.

“Gabah tidak segera disalurkan karena masyarakat enggan meminjam. Mereka harus menggiling ke Takengon yang jaraknya jauh dan butuh biaya tambahan. Akibatnya gabah menumpuk, dimakan hama, dan kualitasnya rusak,” kata Supratno, Sabtu (20/9/2025).

Selain itu, Supratno menyebut masih ada sekitar 20 orang, baik dari anggota maupun masyarakat umum, yang meminjam gabah namun belum mengembalikan hingga saat ini. Jumlah pinjaman bervariasi, dari 200 kilogram hingga 2 kwintal. Kondisi ini memperparah penyusutan stok di lumbung.

Baca Juga:  Pemimpin Arogan, Pertanda Gagal Memahami Esensi Kepemimpinan

Sejumlah warga Desa Gegarang juga menyampaikan keluhan terkait pengelolaan bantuan tersebut. Mereka mempertanyakan hasil penjualan gabah dan pinjaman yang tidak jelas pengembaliannya.

“Kalau gabah dijual, tidak ada yang tahu kemana uangnya. Bahkan gabah yang dipinjam masyarakat sampai sekarang tidak jelas. Kami minta supaya kasus ini ditangani dengan baik, agar bantuan benar-benar bermanfaat,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Kini, stok gabah di lumbung diperkirakan hanya tersisa sekitar 2 ton dari total 7 ton bantuan awal. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas program lumbung pangan yang semestinya menjadi cadangan strategis bagi masyarakat desa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Ketahanan Pangan Aceh maupun Aceh Tengah belum dapat dikonfirmasi terkait pengawasan dan pendampingan program lumbung pangan di Desa Gegarang. Pilargayonews masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak terkait untuk memastikan langkah perbaikan ke depan.

Berita Terkait

‎Dandim 0106/Aceh Tengah Launching SPPG di Asrama Kompi, Dukung Program Nasional Gizi
Satreskrim Polres Aceh Tengah Pasang Spanduk Larangan PETI di Linge, Edukasi Warga Cegah Tambang Ilegal dan Kerusakan Lingkungan
Bupati Haili Yoga Resmikan SPPG Asrama Kompi Yayasan Manunggal Kartika Jaya, Wujud Dukungan Program Makan Bergizi Gratis
‎Distribusi MBG di Lut Tawar Capai 1.102 Porsi, Libatkan 15 Sekolah
Polsek Bintang Aceh Tengah Amankan Perbaikan Jembatan Darurat di Bale Nosar Pasca Longsor
Kapolda Aceh Sampaikan Pesan Menyentuh Saat Pelepasan Jamaah Haji Kloter Pertama
‎Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Kloter Perdana Haji, Tekankan Kekompakan dan Pelayanan Maksimal
Kukuhkan Guru Profesional PPG Dalam Jabatan Batch 4 Transformasi Tahun 2025
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:45 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Pasang Spanduk Larangan PETI di Linge, Edukasi Warga Cegah Tambang Ilegal dan Kerusakan Lingkungan

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:34 WIB

Bupati Haili Yoga Resmikan SPPG Asrama Kompi Yayasan Manunggal Kartika Jaya, Wujud Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:35 WIB

Polsek Bintang Aceh Tengah Amankan Perbaikan Jembatan Darurat di Bale Nosar Pasca Longsor

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:24 WIB

‎Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Kloter Perdana Haji, Tekankan Kekompakan dan Pelayanan Maksimal

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:55 WIB

Kukuhkan Guru Profesional PPG Dalam Jabatan Batch 4 Transformasi Tahun 2025

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:36 WIB

Salman Nuri Ditunjuk sebagai Plt. Kadis DLH Aceh Tengah, Sekda Mursyid : Kebersihan Adalah Pengabdian Mulia

Senin, 4 Mei 2026 - 13:23 WIB

Pergub Aceh No. 2 Tahun 2026 Dinilai Tak Berpihak ke Rakyat, Praktisi Hukum Soroti Pembatasan JKA

Senin, 4 Mei 2026 - 09:24 WIB

Bupati Haili Yoga Percayakan Jabatan Plt. Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Tengah kepada Salimsyah

Berita Terbaru