‎ ‎BPKK Aceh Tengah Libatkan IAIN Takengon dalam Kajian Pengembangan Potensi Pajak

‎ACEH TENGAH — pilargayonews.com -Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Tengah melibatkan akademisi dan peneliti dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon dalam kajian pengembangan potensi pajak daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
‎
‎Kolaborasi tersebut dibahas melalui Forum Group Discussion (FGD) Analisa Kajian dan Pengembangan Potensi Pajak Daerah, yang berlangsung di Kantor BPKK Aceh Tengah, Kamis (24/9/2026).
‎
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah BPKK Aceh Tengah, Anhar SIP MH CPM CVM CParb CTA, mengatakan kerja sama dengan kalangan akademisi tersebut diharapkan menghasilkan kajian yang komprehensif mengenai potensi pajak daerah yang terdapat di Kabupaten Aceh Tengah.
‎
Menurut Anhar, hasil kajian nantinya akan dituangkan dalam sebuah laporan analisis yang dapat menjadi salah satu bahan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan terkait pendapatan daerah.
‎
“Hasil kajian ini nantinya akan mengeluarkan output berupa laporan analisis kajian pengembangan potensi pajak daerah yang ada di Kabupaten Aceh Tengah,” ujar Anhar.
‎
Ia menyebutkan, kajian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi pajak daerah sekaligus peluang pengembangannya berdasarkan kondisi dan potensi yang ada di lapangan.
‎
Sementara itu, Ketua Tim Peneliti IAIN Takengon, Dr. Zakiul Fuady MA, menyambut baik sinergi antara BPKK Aceh Tengah dengan institusi pendidikan dalam melakukan kajian tersebut.
‎
Ia berharap penelitian yang dilakukan dapat menggali lebih jauh berbagai sumber pendapatan daerah serta memberikan kontribusi maksimal terhadap upaya peningkatan PAD Kabupaten Aceh Tengah.
‎
Melalui kajian tersebut, pengembangan potensi pajak daerah diarahkan melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi yang disesuaikan dengan kondisi serta potensi riil di lapangan.
‎
Hasil analisis diharapkan dapat menjadi salah satu landasan akademis bagi Pemkab Aceh Tengah dalam menyusun kebijakan pendapatan daerah yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendukung penguatan kemampuan fiskal daerah untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *