” Bukan Soal Kursi, Ini tentang Gayo yang layak Berdiri Sendiri”

- Editor

Sabtu, 12 April 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon, Pilargayonews.com – Zulfikar AB tidak sedang bermimpi. Politisi kawakan yang pernah melenggang ke DPRK lewat Partai PNBK dan Gerindra itu kini kembali turun gelanggang, bukan untuk meraih kursi kekuasaan, tapi untuk membangkitkan wacana lama yang pernah ia suarakan: pemekaran wilayah Aceh Tengah.

“Ini bukan tentang ambisi kekuasaan. Ini tentang membenahi rumah kita yang terlalu besar untuk diurus sendiri,” ujar Zulfikar kepada KenNews.id, Sabtu (12/4/2025), dengan mata yang tak bisa menyembunyikan semangat.

Bersama dua tokoh lokal lainnya, Sirajuddin dan Hamzah Tun, Zulfikar menggagas terbentuknya Kotamadya Gayo, wilayah administratif baru yang meliputi kecamatan Bebesen, Lut Tawar, Kebayakan, dan Bintang. Wilayah yang kini menjadi jantung pemerintahan dan pusat aktivitas masyarakat Aceh Tengah itu, kata mereka, sudah terlalu kompleks untuk ditangani dari satu pusat kendali saja.

“Dengan luas wilayah dan karakter geografi kita, Aceh Tengah sangat logis untuk dimekarkan menjadi tiga kabupaten dan satu kotamadya,” tambah Hamzah Tun, yang dikenal sebagai tokoh pembangunan pedalaman. Fokus utamanya? Penguatan ekonomi lokal, terutama melalui optimalisasi Danau Laut Tawar—ikon alam sekaligus sumber daya yang selama ini kurang dimanfaatkan secara maksimal.

Baca Juga:  Taspen Lhokseumawe Berikan Sosialisasi Dana Pensiun Bagi PPPK Kabupaten Aceh Tengah

Sirajuddin menyebutkan bahwa nama “Gayo” dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas budaya yang kuat di kawasan tersebut. Meski demikian, ia membuka ruang dialog jika ada nama lain yang lebih mencerminkan aspirasi masyarakat.

Wacana ini tentu tak akan lepas dari tantangan: tarik-menarik kepentingan, keraguan birokrasi, hingga kekhawatiran akan pembengkakan anggaran. Namun di balik semua itu, ada hal yang lebih penting—harapan.

Harapan agar pelayanan publik bisa lebih dekat. Harapan agar potensi lokal tak lagi dikorbankan karena sentralisasi. Dan harapan agar Gayo tak hanya menjadi nama budaya, tapi juga entitas pemerintahan yang mandiri.

Zulfikar dan kawan-kawan telah menyalakan api kecil di tengah kabut keraguan. Kini, tinggal menunggu: apakah api itu akan menyala menjadi obor perubahan? Ataukah sekali lagi padam oleh angin politik?

Yusra Efendi

Berita Terkait

‎Babinsa Koramil 05/Linge Pererat Silaturahmi dengan Warga Desa Antara Melalui Komsos
‎Babinsa Koramil 05/Linge Jalin Komsos dengan Pegawai PLN di Kute Robel
Polri Hadir di Tengah Musibah, Polsek Kute Panang Bersama Warga Gotong Royong di Rumah Korban Kebakaran
Taman Budaya Negeri Gayo Diresmikan, Jadi Pusat Pelestarian Seni dan Budaya Gayo
Polri Peduli, Polres Aceh Tengah Salurkan Sembako untuk Warga Lelumu Kecamatan Pegasing
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Gotong Royong Bersihkan Meunasah Bersama Warga di Blang Mancung Bawah
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Bangun Kamar Mandi Lewat Karya Bhakti di Pantan Penyo
‎Hari Kedua Berkantor di RSUD Datu Beru, Bupati Haili Yoga Temukan Sampah Puntung Rokok
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:03 WIB

‎Babinsa Koramil 05/Linge Pererat Silaturahmi dengan Warga Desa Antara Melalui Komsos

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:52 WIB

‎Babinsa Koramil 05/Linge Jalin Komsos dengan Pegawai PLN di Kute Robel

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:12 WIB

Polri Hadir di Tengah Musibah, Polsek Kute Panang Bersama Warga Gotong Royong di Rumah Korban Kebakaran

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:19 WIB

Taman Budaya Negeri Gayo Diresmikan, Jadi Pusat Pelestarian Seni dan Budaya Gayo

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:25 WIB

Polri Peduli, Polres Aceh Tengah Salurkan Sembako untuk Warga Lelumu Kecamatan Pegasing

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:08 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Bangun Kamar Mandi Lewat Karya Bhakti di Pantan Penyo

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:20 WIB

‎Hari Kedua Berkantor di RSUD Datu Beru, Bupati Haili Yoga Temukan Sampah Puntung Rokok

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:37 WIB

HUT Ke-81 RI di Aceh Tengah Usung Konsep Pesta Rakyat, Masyarakat Diajak dan Ikut Berpartisipasi Aktif

Berita Terbaru