BUMK Desa Pedemun Diduga Gelembungkan Volume Bibit Bawang, Kerugian Program Ketahanan Pangan Capai 90 Persen.

- Editor

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah –1 Februari 2026, Pengelolaan anggaran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Desa Pedemun tahun 2025 menuai sorotan tajam dari masyarakat. Program ketahanan pangan berupa penanaman bawang yang dibiayai dari dana BUMK diduga tidak realistis dan berujung kerugian besar.

Berdasarkan pedoman anggaran yang beredar, BUMK Desa Pedemun menerima penyertaan modal sebesar Rp113.000.000. Dari jumlah tersebut, Rp75.000.000 dialokasikan untuk program ketahanan pangan penanaman bawang, sementara sisanya digunakan untuk kegiatan ketahanan pangan pascabencana, termasuk pengembalian dana Rp35.000.000 untuk pembelian beras pascabencana.

Namun, hasil pelaksanaan program penanaman bawang dinilai jauh dari harapan. Pascapanen, kegiatan tersebut dilaporkan hanya mampu mengembalikan modal sekitar Rp10.000.000, sehingga memunculkan dugaan kerugian hingga 90 persen dari total dana yang digelontorkan.

Sejumlah warga menilai besarnya anggaran yang dihabiskan tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh. Mereka juga mempertanyakan rincian penggunaan dana, khususnya pada pengadaan bibit dan biaya operasional.

Baca Juga:  Merah Putih Berkibar di Langit Gayo, Aceh Tengah Peringati HUT RI ke-80 dengan Khidmat

Dalam rincian anggaran disebutkan, pengadaan bibit bawang mencapai 500 kilogram dengan harga Rp50.000 per kilogram, atau sekitar Rp 25.000.000 Selain itu, biaya pematangan lahan mencapai Rp10.000.000, serta pembelian pupuk dan obat-obatan sebesar Rp10.000.000.

Meski demikian, total biaya yang tercatat dinilai belum sepenuhnya menjelaskan besarnya dana Rp75 juta yang dihabiskan, sehingga memicu dugaan adanya penggelembungan volume atau pembengkakan biaya dalam pelaksanaan program.

Akibat kondisi tersebut, kredibilitas Direktur BUMK Desa Pedemun kini dipertanyakan. Masyarakat berharap adanya keterbukaan dan penjelasan resmi dari pihak pengelola BUMK, serta evaluasi menyeluruh dari pemerintah kampung dan instansi terkait agar program ketahanan pangan benar-benar memberi manfaat, bukan justru merugikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola BUMK Desa Pedemun belum bisa di konfirmasi untuk memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. ***

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tengah Sambut 20 Mahasiswa STIK Angkatan 83 untuk Pengabdian Masyarakat
Polres Aceh Tengah dan Brimob Lanjutkan Gotong Royong Pemulihan Fasilitas Publik di Kecamatan Bintang dan Rusip Antara
‎Anggota Koramil 09/Ketol Awasi Pembersihan Longsor di Jalan
‎SMSI Gayo Peringati HPN 2026 di Aceh Tengah, Tegaskan Komitmen Pers Sehat dan Beretika
Spekulasi Konflik Ditepis, Pemkab dan Insan Pers Fokus Bangun Dialog Bermartabat
Hari Pers Nasional 2026, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah Apresiasi Pers dalam Membangun Daerah
Polres Aceh Tengah dan Brimob Lanjutkan Gotong Royong Pulihkan Fasilitas Umum, Polindes, dan Sarana Air Bersih
Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Burlah Aceh Tengah Capai 46,5 Persen
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:33 WIB

PROGRAM LITERASI & DANA NARKOBA DD 2025 ACEH TENGGARA BAU BUSUK, RAKYAT SEDANG DIBODOHI.!

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:02 WIB

Ketua KALIBER Aceh: Kepemimpinan SAH Bangkrut, Rapor Merah Total untuk Salim Fakhry–Heri Alhilal.Perbaikan Hanya Selogan saja

Senin, 2 Februari 2026 - 09:02 WIB

Ketua KALIBER Aceh Apresiasi Kinerja Sahebun, Dinilai Sebagai Kontraktor Profesional dan Berintegritas di Aceh Tenggara

Senin, 2 Februari 2026 - 03:22 WIB

Uang Rutin Dinas PUPR Aceh Tenggara 2025 Diduga Direkayasa, Kegiatan Fiktif Menguat di Kecamatan Lauser

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:01 WIB

Surat Pengunduran Diri Kades Terutung Payung Hulu Sejak 10 November 2025, Namun Masih Berkuasa: Ada Apa dengan Pemkab Aceh Tenggara?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:52 WIB

Mutasi Guru di Aceh Tenggara: Bau Pungli, Cacat Hukum, Dinasti Keluarga Bupati Bermain?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:20 WIB

Kaliber Aceh soroti. penanganan kinerja senilai Rp10,7 miliar di perbatasan Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara kini berada di bawah bayang-bayang

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:06 WIB

Program Titipan Dana Desa 2025, Nama Oknum ketua DPRK terseret. Kaliber Aceh minta kajagung turunkan time inteligen

Berita Terbaru

Aceh Tengah

‎Anggota Koramil 09/Ketol Awasi Pembersihan Longsor di Jalan

Selasa, 10 Feb 2026 - 07:32 WIB