Uang Rutin Dinas PUPR Aceh Tenggara 2025 Diduga Direkayasa, Kegiatan Fiktif Menguat di Kecamatan Lauser

- Editor

Senin, 2 Februari 2026 - 03:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Dugaan penyimpangan uang rutin Dinas PUPR Aceh Tenggara Tahun Anggaran 2025 kian menguat. Di Kecamatan Lauser, sejumlah kegiatan yang tercatat dalam dokumen anggaran tidak sebanding dengan kondisi riil di lapangan.

Ketua KALIBER ACEH Zoel kenedi.menemukan kejanggalan serius:
Kegiatan administratif berjalan, namun hasil fisik hampir tak ditemukan.
Berdasarkan penelusuran lapangan, beberapa item kegiatan seperti pembersihan beram jalan kabupaten secara administrasi dilaporkan terlaksana. Namun faktanya, kondisi jalan tetap rusak, beram tidak dibersihkan, tidak ada jejak alat berat, dan tidak diketahui adanya aktivitas pekerja pada waktu pelaksanaan yang diklaim.
Ketidaksesuaian antara laporan administrasi dan fakta lapangan ini menimbulkan dugaan kuat adanya rekayasa kegiatan.

Di mana proyek hanya eksis di atas dokumen, sementara realisasi fisik dipertanyakan.
Situasi ini semakin serius ketika nama oknum Ketua DPRK Aceh Tenggara disebut-sebut publik sebagai pihak yang diduga memiliki pengaruh dalam pengaturan anggaran rutin PUPR. Dugaan tersebut muncul seiring pola berulang: kegiatan tercatat cair, pengawasan lemah, dan hasil tidak terlihat.

Jika dugaan ini benar, maka terdapat indikasi intervensi legislatif terhadap kewenangan eksekutif, yang berpotensi melanggar prinsip pemisahan fungsi, etika jabatan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih.
Fakta lapangan yang terkonfirmasi menunjukkan.

Sejumlah ruas jalan kabupaten di Lauser tetap dalam kondisi rusak
Tidak ditemukan aktivitas pembersihan beram sebagaimana diklaim
Tidak ada informasi terbuka terkait pelaksana kegiatan
Namun anggaran rutin PUPR tetap terserap
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar di tengah masyarakat:

Baca Juga:  Ancaman Lingkungan di Danau Laut Tawar: 363 Cangkul Padang Digunakan untuk Aktivitas Ilegal

Apakah uang rutin PUPR dikelola sesuai peruntukan, atau justru diarahkan untuk kepentingan di luar pelayanan publik?
Siapa pihak yang sesungguhnya mengendalikan realisasi anggaran tersebut?

Upaya konfirmasi kepada Sujarno, ST, selaku Kabid jalan dan jembatan terkait dugaan ini tidak membuahkan hasil.Sujarno bungkam tanpa jawaban Hingga berita ini disusun, yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan, meskipun persoalan menyangkut penggunaan uang negara dan kepentingan publik luas.

Kaliber Aceh menilai, diamnya para pihak terkait—termasuk belum adanya langkah terbuka dari aparat penegak hukum—berpotensi memperbesar kecurigaan publik. Dalam konteks ini, Kejaksaan Negeri Kutacane, Kejati Aceh, dan lembaga penegak hukum lainnya perlu segera melakukan klarifikasi dan pendalaman.
Langkah mendesak yang perlu dilakukan:
Memeriksa dokumen perencanaan, pelaksanaan, dan pencairan uang rutin PUPR 2025

Menelusuri alur pengambilan keputusan anggaran
Mengklarifikasi dugaan campur tangan pihak di luar struktur eksekutif
Transparansi dan penegakan hukum menjadi kunci. Jika dugaan ini dibiarkan tanpa penjelasan, maka krisis kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran daerah akan semakin dalam.**

Berita Terkait

‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru
Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah
Perkuat Sinergitas, Polres Aceh Tengah Silaturahmi ke Kejari dan Kodim 0106/Aceh Tengah
‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading
Diduga Ada Kutipan Rp7 Juta hingga Rp15 Juta untuk Pembuatan LKPJ Desa, KALIBER Aceh pertanyakan kinerja Inspektorat
Aset Rakyat Diduga Berubah Jadi Kendaraan Pribadi, Bupati Aceh Tenggara Diminta Tertibkan Mobil Dinas Berpelat Hitam
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Kepala Akal
Reje Keramat Mupakat Paparkan Inovasi Desa kepada Bupati Aceh Tengah
Berita ini 242 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:38 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Giling Padi di Desa Wilah Setie

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:36 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos di Desa Damar Mulyo

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:25 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pemasangan Pipa Air Bersih di Kute Panang

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:22 WIB

‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Bintang Gelar Komsos Bersama Warga Desa Genuren

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:21 WIB

Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:18 WIB

Perkuat Sinergitas, Polres Aceh Tengah Silaturahmi ke Kejari dan Kodim 0106/Aceh Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:58 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Rembuk Stunting di Desa Paya Tungel

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:54 WIB

‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading

Berita Terbaru