Ancaman Lingkungan di Danau Laut Tawar: 363 Cangkul Padang Digunakan untuk Aktivitas Ilegal

- Editor

Rabu, 29 Januari 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon Pilargayonews.com – Danau Laut Tawar kembali menghadapi ancaman serius akibat aktivitas ilegal yang merusak ekosistemnya. Salah satu isu yang mencuat adalah penggunaan cangkul padang, alat yang digunakan untuk mengolah dasar danau secara ilegal.

Abrar Syarif mengungkapkan fakta mengejutkan terkait maraknya penggunaan alat ini.

“Data yang kami miliki menunjukkan ada sebanyak 363 cangkul padang yang digunakan dalam aktivitas ilegal di Danau Laut Tawar. Ini tentu merusak lingkungan dan mengancam keberlanjutan ekosistem,” ungkap Abrar.

Penggunaan cangkul padang dikhawatirkan dapat mempercepat degradasi lingkungan dan mengganggu keseimbangan hayati di kawasan tersebut. Keberlanjutan ekosistem danau yang menjadi kebanggaan Aceh Tengah ini kini berada dalam ancaman serius.

Menanggapi persoalan ini, Kapolres Aceh Tengah AKBP Dody Indra Eka Putra menegaskan bahwa pihaknya akan terus berperan aktif dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di wilayahnya.

“Kepolisian akan terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Aceh Tengah, termasuk melindungi lingkungan alam dari kebakaran hutan dan lahan serta masalah lingkungan lainnya,” ujar AKBP Dody.

Kapolres juga menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, masyarakat, dan berbagai pihak untuk memastikan lingkungan tetap terjaga.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Bangun Rumah di Desa Genuren

 

“Kerja sama antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan LSM sangat penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan mencegah kerusakan ekosistem,” tambahnya.

Sebagai langkah nyata, kepolisian dan berbagai elemen masyarakat terus meningkatkan koordinasi dalam upaya pelestarian lingkungan. Upaya ini menjadi bukti bahwa menjaga Danau Laut Tawar bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.

 

Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan ancaman terhadap Danau Laut Tawar dapat diminimalisir. Penghargaan kepada aparat yang aktif melindungi lingkungan juga menjadi bukti bahwa perjuangan menjaga alam mendapatkan apresiasi tinggi.

 

Kini, semua mata tertuju pada langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi masalah ini. Apakah upaya penegakan hukum akan semakin tegas? Ataukah diperlukan kebijakan baru untuk menghentikan aktivitas ilegal yang terus menggerogoti keindahan Danau Laut Tawar?

 

Waktu akan menjawab, namun yang pasti, masa depan lingkungan bergantung pada kesadaran dan aksi nyata semua pihak.

Riil

Berita Terkait

Satreskrim Polres Aceh Tengah Pasang Spanduk Pembakaran Hutan dan Lahan Upaya Cegah Karhutla
Satreskrim Polres Aceh Tengah Tangkap Pelaku Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur
Bupati Aceh Tengah Tinjau Jembatan Gemboyah yang Hampir Putus, Perbaikan Segera Dilakukan
Wabup Muchsin Sampaikan LKPJ Tahun 2025 Dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Tengah
Momen Haru Bupati Haili Yoga Kunjungi ODGJ di Bukit Kemuning Kecamatan Jagong Jeget
Aceh Tengah Terima Bantuan Pascabencana, Mendagri Tito Serahkan 5 Unit Ambulans Langsung di Takengon
Akses Tunggal Pilar Wih Kiri–Tirmiara Rusip Antara Tertutup Longsor, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Bersihkan Material
‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Gelar Karya Bakti Bersama Warga di Desa Toweren Toa
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:15 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Pasang Spanduk Pembakaran Hutan dan Lahan Upaya Cegah Karhutla

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Tangkap Pelaku Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur

Selasa, 21 April 2026 - 11:05 WIB

Bupati Aceh Tengah Tinjau Jembatan Gemboyah yang Hampir Putus, Perbaikan Segera Dilakukan

Selasa, 21 April 2026 - 10:02 WIB

Wabup Muchsin Sampaikan LKPJ Tahun 2025 Dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Tengah

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Momen Haru Bupati Haili Yoga Kunjungi ODGJ di Bukit Kemuning Kecamatan Jagong Jeget

Selasa, 21 April 2026 - 05:33 WIB

Akses Tunggal Pilar Wih Kiri–Tirmiara Rusip Antara Tertutup Longsor, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Bersihkan Material

Selasa, 21 April 2026 - 04:30 WIB

‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Gelar Karya Bakti Bersama Warga di Desa Toweren Toa

Selasa, 21 April 2026 - 03:37 WIB

Data Pascabencana Aceh Tengah Dinyatakan 100% Sinkron, Siap Masuk Tahap Lanjutan

Berita Terbaru