Bupati Haili Yoga Dorong Pembentukan Taman Budaya, Selamatkan dan Hidupkan Kembali Museum Negeri Gayo

- Editor

Kamis, 26 Februari 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si mendorong pembentukan taman buaya yang digagas Kementerian Kebudayaan RI untuk menghidupkan kembali Museum Negeri Gayo Takengon Aceh Tengah, hal tersebut disampaikan dalam rapat pembentukan taman budaya di Kabupaten Aceh Tengah yang di gelar di UPTD museum Negeri Gayo, Kamis (26/02/2026).

Turut dihadiri Forkopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, para Asisten, Tenaga Ahli Bupati, Kepala SKPK, para Camat, unsur aset dan PAD, Reje Blang Kolak I dan II, LSM, serta para budayawan Gayo mengikuti rapat pembentukan Taman Budaya pada UPTD Museum Negeri Gayo yang berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Drs. Haili Yoga, M.Si menyampaikan bahwa Museum Negeri Gayo sebelumnya sempat berada dalam kondisi memprihatinkan akibat rendahnya jumlah kunjungan dan keterbatasan fasilitas, bahkan berpotensi mengalami penurunan status. Oleh karena itu, pertemuan Bupati dengan pihak Kementerian Kebudayaan beberapa waktu lalu menjadi langkah strategis untuk menyelamatkan sekaligus mengembangkan museum sebagai pusat pelestarian budaya Gayo.

“Hari ini kita bermusyawarah untuk membentuk Taman Budaya Gayo. Nantinya seluruh atraksi budaya dan kegiatan budayawan akan dipusatkan di Lapangan Musara Alun. Dalam tahun ini juga direncanakan akan diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan”, ucap Bupati.

Beberapa arah kebijakan yang disampaikan dalam rapat antara lain:
• Program Museum Negeri Gayo harus dikemas lebih menarik, termasuk gerakan penggunaan bahasa Gayo dan pemakaian busana kerawang Gayo.
• Gedung Olah Seni (GOS) akan ditata menjadi wajah baru dengan pertunjukan atraksi budaya setiap hari.
• Lapangan Musara Alun akan dikembangkan sebagai pusat kegiatan resmi, pertunjukan budaya, dan berbagai event daerah.
• Kawasan Taman Budaya akan menjadi ruang publik strategis untuk penyampaian program pembangunan kepada masyarakat.
• Seluruh perangkat daerah, camat, puskesmas, dan reje serta masyarakat didorong untuk melakukan kunjungan ke kawasan bersejarah Kerajaan Linge serta berkontribusi dalam menjaga fasilitasnya.
• Kegiatan budaya diarahkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga:  ‎ ‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Dampingi Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 17 Takengon

Bupati Haili Yoga juga menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak, termasuk Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, cabang dinas, serta perguruan tinggi untuk memiliki program rutin mengunjungi Museum Negeri Gayo sebagai bagian dari upaya edukasi dan pelestarian budaya.

Selain itu, para tokoh dan pemerhati budaya yang memahami sejarah Gayo akan dilibatkan sebagai narasumber untuk mendokumentasikan sejarah secara tertulis agar tidak hilang oleh perkembangan zaman.

“Budaya adalah identitas daerah. Kita harus melestarikannya bersama. Setiap Kamis juga telah kita edarkan penggunaan bahasa Gayo dan busana kerawang Gayo sebagai bentuk komitmen pelestarian”, tutup Bupati.

Pembentukan Taman Budaya ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam menjaga warisan budaya Gayo sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Aceh Tengah.

Berita Terkait

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pemasangan Pipa Air Bersih di Kute Panang
‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Bintang Gelar Komsos Bersama Warga Desa Genuren
‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru
Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah
Perkuat Sinergitas, Polres Aceh Tengah Silaturahmi ke Kejari dan Kodim 0106/Aceh Tengah
‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Rembuk Stunting di Desa Paya Tungel
‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading
Diduga Ada Kutipan Rp7 Juta hingga Rp15 Juta untuk Pembuatan LKPJ Desa, KALIBER Aceh pertanyakan kinerja Inspektorat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:25 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pemasangan Pipa Air Bersih di Kute Panang

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:22 WIB

‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Bintang Gelar Komsos Bersama Warga Desa Genuren

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:40 WIB

‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:21 WIB

Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:58 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Rembuk Stunting di Desa Paya Tungel

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:54 WIB

‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:48 WIB

Diduga Ada Kutipan Rp7 Juta hingga Rp15 Juta untuk Pembuatan LKPJ Desa, KALIBER Aceh pertanyakan kinerja Inspektorat

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:24 WIB

Aset Rakyat Diduga Berubah Jadi Kendaraan Pribadi, Bupati Aceh Tenggara Diminta Tertibkan Mobil Dinas Berpelat Hitam

Berita Terbaru