Deputi I Badan Reintegrasi Aceh Fauzan Azima: Perjuangan Aceh Belum Selesai, Damai Harus Terus Dirawat

- Editor

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BESAR – pilargayonews.com | Deputi I Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Fauzan Azima mengingatkan bahwa perjuangan rakyat Aceh belum berakhir meski perdamaian telah berusia dua dekade. Menurutnya, damai yang dirasakan hari ini merupakan nikmat besar yang harus terus dijaga dan diisi dengan kerja nyata untuk kemajuan daerah.

Hal itu disampaikan Fauzan dalam Diskusi Kepemudaan yang digelar Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Aceh Besar, bertema “Spirit Pemuda Aceh dalam Merawat Perdamaian Berkelanjutan melalui Momentum Sumpah Pemuda”, di Kantor Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Blang Bintang, Senin (20/10/2025).

“Damai yang kita rasakan hari ini harus kita rawat, tapi itu bukan berarti perjuangan sudah selesai,” tegas Fauzan di hadapan lebih dari seratus peserta yang hadir.

Fauzan, yang juga dikenal sebagai mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Gayo, menyebut bahwa perjuangan pasca-perdamaian justru lebih berat daripada masa konflik.
“Perang dari tahun 1976 sampai 2005 itu adalah perang kecil. Setelah damai sampai hari ini, kita sedang menjalani perang besar,” ujarnya.

Menurut Fauzan, masih banyak pekerjaan rumah yang belum tuntas. Ia menyoroti tiga hal utama yang harus diperjuangkan bersama:

Realisasi penuh butir kesepakatan damai Helsinki,

Pelimpahan kewenangan Aceh secara utuh, dan

Baca Juga:  ‎Peringatan Nuzulul Qur’an di Kampung Arul Latong, Warga Harapkan Dukungan Pembangunan Masjid

Pembentukan dana abadi perdamaian Aceh.

“Tiga hal ini adalah fondasi yang akan menentukan arah masa depan Aceh. Tanpa itu, semangat perjuangan bisa tereduksi,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan itu, Fauzan juga menyoroti maraknya caci maki dan fitnah terhadap mantan pimpinan GAM di media sosial. Menurutnya, fenomena tersebut justru bisa merusak nilai perjuangan dan citra Aceh sendiri.
“Menurut saya, JASA harus membentuk tim untuk mengontra isu liar yang tidak berdasar agar pemimpin perjuangan tidak terus menjadi bahan bullyan setiap hari,” katanya.

Ia menilai, menjaga kehormatan para tokoh yang berjuang demi perdamaian adalah bagian dari tanggung jawab moral generasi muda Aceh saat ini.

 

Fauzan juga berpesan agar anggota JASA dan pemuda Aceh pada umumnya memperkuat rasa kepedulian sosial, menerima keberagaman, dan mengedepankan persatuan lintas wilayah, suku, dan bahasa.
“Kita harus hilangkan sekat-sekat perbedaan dan fokus membangun Aceh bersama,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong generasi muda Aceh untuk terus menempuh pendidikan agar dapat mengambil peran strategis dalam pembangunan.
“Pemuda JASA harus berpendidikan, memiliki wawasan luas, dan berperan aktif di masa damai. Karena masa depan Aceh ada di tangan mereka,” tutup Fauzan.

 

Berita Terkait

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan
GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan
Bupati Aceh Tengah Temui KKP RI, Bahas Usulan Bantuan Bagi Nelayan Yang Terdampak Bencana Hidrometreologi
‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan
‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah
Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI
Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana
‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

Senin, 9 Maret 2026 - 13:06 WIB

Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana

Senin, 9 Maret 2026 - 11:59 WIB

‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual

Senin, 9 Maret 2026 - 11:51 WIB

Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara

Berita Terbaru