Hari Ke-5 Berkantor di RSUD Datu Beru, Bupati Haili Yoga Tuntaskan Hambatan Birokrasi Pelayanan Kesehatan

- Editor

Senin, 13 Juli 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Memasuki hari kelima berkantor di RSUD Datu Beru, Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, terus mengupayakan penyelesaian berbagai persoalan birokrasi yang selama ini menjadi hambatan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Senin (13/07/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati memimpin rapat koordinasi yang dihadiri oleh 17 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Aceh Tengah, jajaran Dinas Kesehatan, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), BPJS Kesehatan Aceh Tengah, serta manajemen RSUD Datu Beru yang terdiri dari para wakil direktur dan kepala bidang.

Bupati Haili Yoga menjelaskan bahwa salah satu fokus pembahasan adalah optimalisasi sistem rujukan pasien. Menurutnya, mekanisme rujukan sebenarnya telah diatur dengan baik, namun belum tersosialisasi secara maksimal kepada masyarakat.

“Sebanyak 144 jenis penyakit merupakan kompetensi pelayanan di Puskesmas sehingga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit. Sementara penyakit yang membutuhkan layanan spesialistik tetap akan dirujuk sesuai ketentuan yang berlaku”, jelasnya.

Selain membahas sistem rujukan, rapat juga menyoroti persoalan keterlambatan pencairan anggaran operasional Puskesmas yang telah berlangsung hampir enam bulan. Bupati menegaskan agar proses pencairan segera diselesaikan dan memastikan ke depan mekanisme penyaluran dana BPJS untuk Puskesmas dilakukan secara lebih teratur.

“Melalui kebersamaan, setiap persoalan dapat diselesaikan. Karena itu kami memilih berkantor langsung di rumah sakit agar dapat melihat kondisi di lapangan dan mencari solusi terbaik secara bersama-sama”, ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa hingga akhir pekan ini pihaknya akan kembali menggelar pertemuan bersama dokter spesialis, BPJS Kesehatan, dan manajemen rumah sakit guna memastikan seluruh kendala pelayanan dapat diselesaikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan rumah sakit, tidak merokok di area rumah sakit, serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Baca Juga:  Aceh Tenggara Butuh Proyek Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Sementara itu, Staf BPJS Kesehatan Cabang Aceh Tengah, Annisa Mentari, yang mewakili Kepala BPJS Kesehatan Takengon, menjelaskan bahwa pembahasan rapat juga mencakup optimalisasi Program Rujuk Balik (PRB).

Ia menegaskan bahwa isu pembatasan rujukan yang berkembang di masyarakat perlu diluruskan. Menurutnya, bukan penyakit yang dibatasi, melainkan pelayanan disesuaikan dengan kompetensi fasilitas kesehatan.

“Sebanyak 144 jenis penyakit menjadi kewenangan dokter umum di Puskesmas. Sedangkan penyakit yang membutuhkan pelayanan spesialistik tetap dirujuk ke rumah sakit sesuai indikasi medis”, jelas Annisa.

Ia juga menerangkan bahwa PRB mencakup sembilan penyakit kronis, di antaranya diabetes melitus, hipertensi, stroke, penyakit jantung, skizofrenia, dan lupus (SLE). Setelah kondisi pasien stabil selama tiga bulan di rumah sakit, pasien dapat dikembalikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan lanjutan. Melalui program tersebut, pasien cukup memperoleh resep lanjutan dari Puskesmas dan mengambil obat di apotek yang bekerja sama, sehingga tidak perlu berulang kali datang ke rumah sakit.

Di sisi lain, Kepala Bidang Anggaran BPKD Kabupaten Aceh Tengah, Mirtha Taufan Tanoga, S.STP., M.Tr.IP, menyampaikan bahwa rapat koordinasi berhasil mengidentifikasi solusi atas kendala pencairan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Non Kapitasi.

Menurutnya, selama ini pencairan dilakukan melalui mekanisme Ganti Uang (GU), namun atas arahan Bupati akan dipercepat menggunakan mekanisme Langsung (LS) yang diperbolehkan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“BPKD siap mendukung percepatan pencairan anggaran tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar bidang kesehatan”, ungkapnya.

Berita Terkait

Bhayangkari Peduli Hadir di Huntara Linge Aceh Tengah, Bantuan Air Bersih dan Sembako Beri Harapan bagi Warga Pascabencana
Dua Koramil,03 Dan,02 Aceh Tengah Kerahkan Personil Padamkan Karhutla di Uring
Dandim 0106/Aceh Tengah Bersama Forkopimda Safari Subuh, Perkuat Silaturahmi dan Keamanan Daerah
Safari Subuh Wakapolres Aceh Tengah Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba
Keramat Mupakat Raih Juara II Lomba 3 Pilar Desa Se-Aceh
Pemerintah Kampung Keramat Mupakat Launching Inovasi “Sagi Bergegure”
Hasil Ekspose Kasus PETI Kades Singengu Julu Diduga Macet di Meja Bupati Madina
Muhtaruddin Resmi Dilantik sebagai Reje Kampung Kala Kemili
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Bhayangkari Peduli Hadir di Huntara Linge Aceh Tengah, Bantuan Air Bersih dan Sembako Beri Harapan bagi Warga Pascabencana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Dua Koramil,03 Dan,02 Aceh Tengah Kerahkan Personil Padamkan Karhutla di Uring

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Bersama Forkopimda Safari Subuh, Perkuat Silaturahmi dan Keamanan Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Safari Subuh Wakapolres Aceh Tengah Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Keramat Mupakat Raih Juara II Lomba 3 Pilar Desa Se-Aceh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:39 WIB

Hasil Ekspose Kasus PETI Kades Singengu Julu Diduga Macet di Meja Bupati Madina

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Muhtaruddin Resmi Dilantik sebagai Reje Kampung Kala Kemili

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Pelatihan BLK Aceh Tengah Resmi Ditutup, 80 Peserta Dibekali Keterampilan Siap Kerja

Berita Terbaru

Aceh Tengah

Keramat Mupakat Raih Juara II Lomba 3 Pilar Desa Se-Aceh

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:17 WIB