Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Tengah, Risnawati, S.SIT., secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Program Latihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2026, yang dilaksanakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Workshop BLK Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Tengah tersebut diikuti 80 peserta. Pelatihan dilaksanakan sejak 8 Juli hingga 12 Agustus 2026 dengan berbagai program keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan potensi usaha masyarakat.
Lima bidang pelatihan yang diberikan kepada peserta meliputi menjahit pakaian menggunakan mesin, pembuatan bed cover, menjahit kerawang Gayo, pembuatan jajanan pasar, serta operator komputer. Masing-masing bidang diikuti oleh 16 peserta.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Tengah, Mauiza Uswa, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan ditujukan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar dunia kerja.
“Peserta telah memperoleh pengetahuan, keterampilan serta sikap kerja yang sesuai dengan standar kompetensi dunia kerja. Harapannya, pelatihan ini dapat membantu mengurangi angka pengangguran dan menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, produktif serta berdaya saing”, jelasnya.
Menurutnya, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain kegiatan yang telah dilaksanakan, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Tengah juga memperoleh Anggaran Biaya Tambahan (ABT) dari APBN Tahun 2026 untuk pelaksanaan empat kelas pelatihan dengan jumlah 64 peserta.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., mengapresiasi keterampilan dan hasil karya yang dihasilkan peserta selama mengikuti pelatihan.
Bupati menilai sejumlah produk yang dihasilkan, khususnya bed cover dan kerawang Gayo, telah memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing dengan produk dari luar daerah.
“Saya melihat hasil seperti bed cover, produksinya sudah seperti produksi dari luar. Kerawangnya juga luar biasa dan bagus sekali. Kita bangga dengan hasil yang telah dibuat oleh para peserta”, Kata Haili Yoga.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti setelah kegiatan ditutup, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha maupun peluang kerja yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para instruktur dan pelatih yang telah memberikan pengetahuan serta keterampilan kepada para peserta.
“Terima kasih kepada guru dan pelatih yang telah memberikan ilmu. Mudah-mudahan ilmu ini dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi peserta” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Haili Yoga juga mengajak jajaran BLK dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan BLK secara produktif. Ia mendorong pelaksanaan gotong royong, khususnya pada hari Jumat, serta pemanfaatan lahan untuk menanam berbagai komoditas seperti nanas, cabai dan kopi.
Selain memperoleh keterampilan, seluruh peserta pelatihan juga mendapatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja.






