ACEH TENGAH – Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran kembali ditunjukkan Ketua M Khaisar dengan turun langsung ke lokasi pengungsian korban kebakaran di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (14/8/2026).
Tidak hanya menyerahkan bantuan kepada warga terdampak, kunjungan tersebut juga diisi dengan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban kebakaran yang saat ini masih berada di posko pengungsian.
Kehadiran Ketua M Khaisar bersama tim menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.
Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga di posko pengungsian. Dalam kesempatan tersebut, Ketua M Khaisar juga berdialog dengan para korban untuk mendengarkan kondisi dan kebutuhan mereka pascamusibah.
Perhatian khusus diberikan kepada anak-anak. Trauma healing dilakukan untuk membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk kembali tersenyum setelah mengalami peristiwa yang cukup berat.
Melalui permainan, komunikasi dan kegiatan yang bersifat menghibur, anak-anak diajak untuk mengurangi rasa takut serta membangun kembali semangat mereka di tengah kondisi pengungsian.
“Kita hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga ingin memberikan semangat kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Khusus kepada anak-anak, kita ingin mereka kembali tersenyum dan tidak larut dalam trauma akibat kejadian ini,” ujar Ketua M Khaisar.
Menurutnya, musibah yang dialami masyarakat Jeget Ayu merupakan duka bersama. Karena itu, kepedulian dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, bukan hanya dalam bentuk bantuan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dukungan psikososial bagi korban, terutama anak-anak.
96 Bangunan Terdampak, Ratusan Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Kebakaran hebat melanda kawasan Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Berdasarkan data sementara Pemerintah Kampung Jeget Ayu, sebanyak 96 bangunan terdampak dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, 73 merupakan rumah pribadi, sementara 23 bangunan lainnya merupakan tempat usaha masyarakat.
Kebakaran tersebut turut berdampak terhadap 60 kepala keluarga dengan total 243 jiwa, yang terdiri dari 111 laki-laki dan 106 perempuan.
Selain kehilangan tempat tinggal dan tempat usaha, dua warga juga dilaporkan sempat mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut.
Kini, para korban masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memulihkan kondisi kehidupan mereka pascamusibah.
Kehadiran Ketua M Khaisar di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para korban bahwa mereka tidak menghadapi musibah ini seorang diri.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat. Semoga para korban diberikan kekuatan, ketabahan dan segera bisa bangkit kembali,” katanya.
Aksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kepemudaan tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas di sektor pertanian, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kehadiran langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah kondisi pascabencana, semangat gotong royong, kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat Jeget Ayu bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.






