Aceh Tengah – Komandan Brigif TP 90/Yudha Gatra Dharma (YGD), Kolonel Inf Hulisda Melala, mengajak seluruh prajurit untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba serta menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan peredaran narkotika di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang dilaksanakan di Sawung Prajurit Brigif TP 90/YGD, Desa Pameu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan itu digelar sebagai bentuk pembinaan terhadap seluruh personel agar tidak terjerumus dalam tindakan yang melanggar aturan satuan, khususnya penyalahgunaan narkoba yang saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa.
Dalam arahannya, Kolonel Inf Hulisda Melala menegaskan bahwa narkoba memiliki dampak yang sangat berbahaya apabila disalahgunakan. Menurutnya, prajurit TNI harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dengan menjaga disiplin dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum.
“Narkoba mempunyai dua sisi. Dalam dunia medis dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pengobatan apabila digunakan sesuai aturan, namun akan menjadi ancaman besar apabila disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan seluruh prajurit dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba melalui sinergi bersama aparat penegak hukum dan masyarakat.
Menurutnya, prajurit TNI harus hadir sebagai pelindung masyarakat sekaligus menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan tetap aman dari pengaruh narkotika.
“Jadilah prajurit petarung yang kuat dan tangguh di medan tugas, sekaligus menjadi sosok yang dicintai rakyat,” tandasnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh antusias dari para personel Brigif TP 90/YGD sebagai bagian dari komitmen satuan dalam menciptakan prajurit yang profesional, disiplin, dan bebas narkoba.






