‎Longsor Sejak November 2025, SD Negeri Merie I Bener Meriah Terancam, Sekolah Berharap Solusi Pemerintah ‎

- Editor

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎Bener Meriah – pilargayonews.com |SD Negeri Merie I yang berada di Kampung Merie Satu, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, saat ini berada dalam kondisi rawan bencana. Sekolah tersebut terancam longsor akibat pergerakan tanah di bagian belakang bangunan sekolah yang hingga kini belum mendapat penanganan serius.

Pantauan di lokasi menunjukkan tebing tanah di belakang gedung sekolah telah mengalami longsoran cukup dalam. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena jarak antara tebing dan bangunan sekolah semakin dekat, terlebih saat musim hujan dengan intensitas tinggi.

Plt. Kepala SD Negeri Merie I, Andika Fajri, S.Pd, menjelaskan bahwa peristiwa longsor tersebut sebenarnya telah terjadi sejak November 2025. Ia menyebutkan posisi sekolah yang berada di atas bukit membuat kawasan tersebut sangat rawan terhadap bencana longsor.

“Kejadian longsor ini sebenarnya sudah terjadi sejak November 2025. Posisi sekolah kami berada di atas bukit dan sangat rawan longsor, terutama saat hujan deras. Kami berharap ada solusi dari pemerintah agar proses belajar mengajar bisa berlangsung dengan aman dan tidak mengancam keselamatan siswa maupun guru,” ujar Andika Fajri, Selasa, 6 Januari 2026.

Menurutnya, hingga saat ini kegiatan belajar mengajar masih tetap berjalan, namun dengan rasa waswas baik dari pihak sekolah maupun para orang tua siswa. Pihak sekolah berharap adanya peninjauan langsung dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan, baik berupa penguatan tebing, pembangunan talud, maupun solusi teknis lainnya.

Kekhawatiran juga disampaikan oleh salah seorang wali murid SD Negeri Merie I. R (38), warga Kampung Merie Satu, mengaku tidak tenang setiap kali mengantarkan anaknya ke sekolah.

“Kami sebagai orang tua sangat khawatir melihat kondisi sekolah saat ini. Kalau hujan turun, rasa cemas itu semakin besar. Kami berharap pemerintah segera turun tangan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Para wali murid berharap keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama, mengingat sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar.

Masyarakat Kampung Merie Satu bersama pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, khususnya Dinas Pendidikan dan instansi teknis terkait, segera mengambil langkah konkret untuk menangani kondisi tersebut. Penanganan dini dinilai sangat penting guna mencegah risiko yang lebih besar dan menjamin keberlangsungan pendidikan yang aman bagi para siswa.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Tengah Bentuk Satgas Pengawasan Pajak dan Retribusi Daerah Untuk Optimalisasi PAD

Berita Terkait

POLRI Sigap Rela Basah-basahan di Air Berlumpur, Pulihkan Drainase Tersumbat Pascabencana Banjir dan Longsor
‎PUPR Aceh Tambah Dua Unit Excavator, Pijas Visara: Akses Jalan Bintang–Serule Jadi Prioritas
Respon Cepat Polsek Lut Tawar Pulihkan Akses Jalan Takengon–Bintang Pascabanjir dan Longsor
Kejar Rampung Sebelum Ramadan, Bupati Aceh Tengah Percepat Pembangunan Huntara Bersama BNPB
Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Mesin RO Dan Sembako untuk Warga Terdampak Pascabencana
Turun Ke Lapangan, Dandim Tinjau Langsung Bencana Alam Desa Kenawat
Dari Posko hingga Pintu Rumah, Polri Hadir Pastikan Layanan Kesehatan Warga Terdampak Bencana di Kala Segi Aceh Tengah
Pemerintah Pusat Siapkan Bantuan Rumah Korban Bencana Aceh Tengah, Nilai Bervariasi Rp. 15 Juta hingga Rp. 30 Juta
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:30 WIB

POLRI Sigap Rela Basah-basahan di Air Berlumpur, Pulihkan Drainase Tersumbat Pascabencana Banjir dan Longsor

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:52 WIB

‎PUPR Aceh Tambah Dua Unit Excavator, Pijas Visara: Akses Jalan Bintang–Serule Jadi Prioritas

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:50 WIB

Respon Cepat Polsek Lut Tawar Pulihkan Akses Jalan Takengon–Bintang Pascabanjir dan Longsor

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:59 WIB

Kejar Rampung Sebelum Ramadan, Bupati Aceh Tengah Percepat Pembangunan Huntara Bersama BNPB

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:01 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Mesin RO Dan Sembako untuk Warga Terdampak Pascabencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:54 WIB

Dari Posko hingga Pintu Rumah, Polri Hadir Pastikan Layanan Kesehatan Warga Terdampak Bencana di Kala Segi Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:38 WIB

‎Longsor Sejak November 2025, SD Negeri Merie I Bener Meriah Terancam, Sekolah Berharap Solusi Pemerintah ‎

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:29 WIB

Pemerintah Pusat Siapkan Bantuan Rumah Korban Bencana Aceh Tengah, Nilai Bervariasi Rp. 15 Juta hingga Rp. 30 Juta

Berita Terbaru