Lubang Menggagah di Tengah Jalan Kerap Menelan Korban, Masyarakat Tanam Pisang di Jl. Abdul Wabab Sp4 Aceh Tengah

- Editor

Selasa, 14 Januari 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilargayonews.com | Takengon 13 Januari 2024 – Jalan Abdul Wabab Sp4 Bebesen yang terletak di pusat kota, kini menjadi sorotan utama karena kondisinya yang memprihatinkan. Lubang-lubang besar yang menganga di tengah jalan tersebut telah menjadi ancaman bagi pengguna jalan, bahkan kerap menelan korban kecelakaan lubang yang di perkirakan dengan kedalaman 15cm dan lebar rata sekitar 30 cm sampai 50cm ini sangat berbahaya. Masyarakat setempat, yang sudah lama merasa kecewa, kini mengambil tindakan sendiri dengan menanam pisang di sekitar jalan berlubang sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah yang dinilai lamban dalam menangani masalah ini.

Sejak beberapa tahun terakhir, kondisi Jalan Abdul Wabab semakin parah. Lubang-lubang besar yang muncul di sepanjang jalan utama ini tak kunjung diperbaiki, meskipun jalan tersebut merupakan akses penting bagi kendaraan yang melintas. Pengendara sepeda motor maupun mobil sering kali terjebak dalam lubang tersebut, berisiko menyebabkan kecelakaan dan kerusakan kendaraan.

Baca Juga:  ‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bersama Warga Gelar Jumat Bersih di Desa Binaan

Warga sekitar menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah yang dinilai tidak serius dalam merawat infrastruktur kota. “Kami sudah sering melaporkan masalah ini, tetapi tidak ada tanggapan yang jelas. Jalan ini sudah lama rusak, dan kini malah semakin berbahaya,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sebagai bentuk keprihatinan dan protes, beberapa warga bahkan menanam pisang di sekitar lubang-lubang tersebut, berharap bisa menarik perhatian pihak berwenang untuk segera memperbaiki kondisi jalan. “Kami terpaksa melakukan ini karena tidak ada solusi dari pemerintah. Masyarakat sudah sangat kesal,” tambah warga lain.

Meski upaya tersebut terkesan unik, namun kondisi ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat yang semakin meningkat terhadap kelalaian pemerintah daerah dalam menangani infrastruktur perkotaan. Banyak yang berharap agar pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan ini agar tidak terus menelan korban.

YE

Berita Terkait

Pemerintah Kampung Keramat Mupakat Launching Inovasi “Sagi Bergegure”
Muhtaruddin Resmi Dilantik sebagai Reje Kampung Kala Kemili
Pelatihan BLK Aceh Tengah Resmi Ditutup, 80 Peserta Dibekali Keterampilan Siap Kerja
PSSI Aceh Tengah Dorong Nazir Adam Kembali Pimpin PSSI Aceh Periode 2026–2030
‎Lewati Aliran Sungai, Warga Merandeh paya Rela Memikul Hidangan Menyeberangi Aliran Sungai Akibat Jembatan Putus
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Gotong Royong Bersama Warga Bangun Gardu Pos Ronda
‎ ‎Babinsa Koramil 09/Ketol Komsos Bersama Warga, Dukung Pembuatan Gapura Batas Desa
Polres Bener Meriah Tetapkan Dua Pelajar sebagai Tersangka Kasus Kekerasan terhadap anak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Pemerintah Kampung Keramat Mupakat Launching Inovasi “Sagi Bergegure”

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:39 WIB

Hasil Ekspose Kasus PETI Kades Singengu Julu Diduga Macet di Meja Bupati Madina

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Muhtaruddin Resmi Dilantik sebagai Reje Kampung Kala Kemili

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Pelatihan BLK Aceh Tengah Resmi Ditutup, 80 Peserta Dibekali Keterampilan Siap Kerja

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:52 WIB

PSSI Aceh Tengah Dorong Nazir Adam Kembali Pimpin PSSI Aceh Periode 2026–2030

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Gotong Royong Bersama Warga Bangun Gardu Pos Ronda

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

‎ ‎Babinsa Koramil 09/Ketol Komsos Bersama Warga, Dukung Pembuatan Gapura Batas Desa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Polres Bener Meriah Tetapkan Dua Pelajar sebagai Tersangka Kasus Kekerasan terhadap anak

Berita Terbaru

Aceh Tengah

Muhtaruddin Resmi Dilantik sebagai Reje Kampung Kala Kemili

Rabu, 26 Agu 2026 - 06:34 WIB