ACEH TENGAH – Komitmen Kodim 0106/Aceh Tengah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah pedalaman kembali dibuktikan melalui percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge.
Hingga Sabtu 11/7/2026, progres pembangunan telah mencapai 65,28 persen, menunjukkan kerja nyata TNI dalam membuka akses bagi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf. Raden Herman Sasmita, pembangunan jembatan sepanjang 110 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut terus dikebut oleh personel Koramil 05/Linge, Yon TP 854/DK, Zidam Iskandar Muda, serta dukungan masyarakat setempat.
Pada pekerjaan hari ini, tim melaksanakan pengecoran abutmen ikatan angin sisi dekat dan pemasangan hanger. Sementara untuk esok hari, pekerjaan akan difokuskan pada lanjutan pemasangan hanger guna mempercepat penyelesaian konstruksi.
Jembatan berkapasitas satu ton itu akan menjadi jalur vital yang menghubungkan mobilitas masyarakat Desa Reje Payung sebanyak 335 jiwa 97 KK dan Desa Jamat sebanyak 410 jiwa 131 KK.
Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta mempercepat distribusi hasil pertanian masyarakat di kawasan pedalaman Kecamatan Linge.
Meski berada di lokasi yang menantang, seluruh tahapan pekerjaan berlangsung aman dengan dukungan cuaca yang cukup bersahabat.
Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata kepedulian Kodim 0106/Aceh Tengah dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf. Raden Herman Sasmita dinilai mampu mendorong pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Aceh Tengah.






