Aceh Tengah- Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, kembali datang. Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui BSI Maslahat menyalurkan bantuan senilai Rp50 juta kepada warga korban kebakaran, Kamis (13/8/2026).
Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok berupa beras, telur, mi instan, dan minyak goreng. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang masih berada dalam kondisi sulit setelah kehilangan tempat usaha dan sejumlah harta benda akibat kebakaran.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Branch Manager BSI KCP Jagong, Julia Hardi, yang mewakili Bank Syariah Indonesia. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Reje Kampung Jeget Ayu, Sugiani, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.
Sugiani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BSI dan BSI Maslahat atas kepedulian yang diberikan kepada warga korban bencana.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami mengucapkan terima kasih kepada BSI dan BSI Maslahat yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada warga kami,” ujar Sugiani.
Suasana haru sekaligus sukacita terlihat saat bantuan diserahkan. Warga menyambut kedatangan bantuan tersebut dengan antusias, terlebih kebutuhan pangan menjadi salah satu persoalan yang harus segera dipenuhi setelah musibah kebakaran.
Bantuan ini juga menjadi bentuk kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana. Kehadiran bantuan kebutuhan pokok dinilai penting untuk meringankan beban warga, khususnya keluarga yang kehilangan sumber penghasilan dan sejumlah barang kebutuhan akibat kebakaran.
Seperti diketahui, kebakaran yang melanda kawasan Pasar Jagong Jeget pada Minggu (9/8/2026) mengakibatkan puluhan kios dan tempat usaha terdampak. Peristiwa tersebut turut memukul aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Di tengah proses pemulihan, dukungan dari berbagai pihak menjadi sangat dibutuhkan agar masyarakat korban kebakaran dapat kembali menata kehidupan dan aktivitas ekonominya secara bertahap.
Bantuan dari BSI Maslahat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga memberikan semangat kepada masyarakat Jagong Jeget untuk bangkit setelah mengalami musibah.(***)






