Aceh Tengah — Polres Aceh Tengah terus mengintensifkan program “Saweu Sikula” dengan turun langsung menjadi pembina upacara di sejumlah sekolah di Kabupaten Aceh Tengah, Senin (20/4/2026) pagi.
Program ini menjadi salah satu pendekatan humanis kepolisian dalam membina karakter generasi muda, sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan dunia pendidikan.
Sejumlah pejabat Polres Aceh Tengah terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Kasat Binmas AKP Saudin Situmorang, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara di SMA Swasta Muhammadiyah 5 Takengon, Kapolsek Bebesen AKP Dasril, S.A.B., di MA Negeri 1 Takengon, serta Personel Sat Binmas Bripka Rovi di SMP Negeri 5 Takengon.
Dalam amanatnya, AKP Saudin Situmorang menekankan pentingnya disiplin waktu dan kepatuhan terhadap aturan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Ia juga mendorong para pelajar untuk tekun belajar dan meraih prestasi sebagai bentuk kebanggaan bagi orang tua, keluarga, dan sekolah.
“Jangan sampai masa depan rusak karena terlibat perbuatan melanggar hukum. Sayangi diri sendiri dan keluarga,” pesannya di hadapan para siswa.
Tak hanya kepada pelajar, pesan juga disampaikan kepada para tenaga pendidik. Ia mengingatkan pentingnya pendekatan humanis dalam proses pendidikan, mengingat peran guru sangat menentukan pembentukan karakter, moral, dan mental siswa.
Sementara itu, Kapolsek Bebesen AKP Dasril menegaskan pentingnya disiplin dalam menaati peraturan sekolah, menghormati guru, serta menjaga hubungan baik antarsesama siswa. Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Selain itu, ia mengajak para pelajar untuk tertib berlalu lintas serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan dengan menjalankan ibadah, termasuk salat lima waktu bagi yang beragama Islam.
Pesan serupa juga disampaikan Bripka Rovi di SMP Negeri 5 Takengon. Ia mengajak siswa untuk disiplin dalam belajar, mematuhi tata tertib sekolah, serta menjauhi berbagai perilaku negatif seperti bullying, penyalahgunaan narkoba, dan judi online.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program “Saweu Sikula” merupakan kegiatan rutin yang menjadi bagian dari strategi pembinaan dan edukasi kepada pelajar.
“Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, meningkatkan kesadaran hukum, serta membentuk karakter generasi muda yang unggul dan berintegritas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pelajar dalam meraih cita-cita. Di sisi lain, program ini turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), khususnya di lingkungan pendidikan.
Melalui “Saweu Sikula”, Polres Aceh Tengah menunjukkan bahwa pendekatan humanis dan edukatif menjadi kunci dalam membangun generasi muda yang disiplin, sadar hukum, dan berkarakter kuat.






