Skandal BLT Blang Majron: Kepala Desa Diduga Selewengkan Dana BLT , Warga Lapor ke Polres Lhokseumawe.

- Editor

Minggu, 9 Maret 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara, Pilargayonews.com – Kepercayaan warga terhadap pemimpin desa mereka runtuh setelah terungkap dugaan pemalsuan tanda tangan dalam pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Kepala Desa Blang Majron, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, kini menjadi sorotan setelah warga, bendahara gampong, dan Tuha Peut terpilih secara resmi melaporkannya ke Polres Lhokseumawe, Minggu (9/3/2025). Dengan Nomor: REG/29/III/2025/SPKT/LHOKSEUMAWE/POLDA ACEH.

Dugaan skandal ini bermula ketika warga menemukan adanya pencairan BLT yang tak pernah mereka terima. Beberapa dari mereka mengaku dipaksa menandatangani dokumen pencairan, sementara lainnya mendapati tanda tangan mereka telah dipalsukan.

“Saat dana BLT cair, kami tidak pernah menerima sepeser pun! Sekarang, setelah ramai diberitakan, mereka malah sibuk cari tanda tangan kami lagi. Ini jelas akal-akalan!” ujar seorang warga dengan nada geram.

Yang lebih menyedihkan, para lansia menjadi korban utama. Mereka dipaksa menandatangani dokumen tanpa menerima hak mereka, sementara bantuan tersebut seharusnya menjadi penopang hidup mereka di masa sulit.

Baca Juga:  Koordinator Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) mengungkap dugaan fiktif, manipulasi dalam proses ganti rugi lahan di balik proyek strategis nasional di perbatasan Aceh Utara–Bener Meriah.

Warga Tuntut Keadilan: “Kami Tidak Butuh Janji Palsu!”

Geram dengan dugaan penyalahgunaan dana, puluhan warga bersama Tuha Peut, bendahara gampong, dan tokoh masyarakat mendatangi Polres Lhokseumawe sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menuntut kepolisian segera mengusut kasus ini dan menindak tegas sang kepala desa jika terbukti bersalah.

“Kami tidak butuh janji-janji palsu! Kami ingin kepala desa bertanggung jawab atas perbuatannya,” tegas seorang warga di hadapan aparat kepolisian.

Jika terbukti bersalah, kepala desa bisa dijerat dengan pasal pemalsuan dokumen dan tindak pidana korupsi, yang ancaman hukumannya tidak ringan.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah yang akan diambil oleh pihak berwenang. Masyarakat berharap hukum benar-benar ditegakkan, agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Samsul Bahri.

Berita Terkait

TNI–Polri Aceh Tengah Bersama Warga Jagong Jeget Gotong Royong Pulihkan Akses Jalan Pasca Bencana
Satgas TMMD ke-126 Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Hukum Kamtibmas di SMAN 18 Takengon
TNI-Polri Bersatu Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Malam Jaga Kondusifitas di Aceh Tengah
Kampung Simpang 4 Raih Penghargaan atas Pembentukan Koperasi Merah Putih Tercepat di Kecamatan Bebesen
Wujud Kepedulian Babinsa Koramil 04/Bintang kepada Masyarakat melalui Kegiatan Komsos
Wujud Kepedulian Babinsa Koramil 04/Bintang Lewat Komsos Bersama Tokoh Masyarakat
Cepat Tanggap,Reje Erlop Klarifikasi Pembangunan Gedung Serba Guna dalam Prioritas. 
Diduga Sarat Penyimpangan, Pembangunan Gedung Serba Guna di Desa Erlop Desak Audit Investigatif
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Nikmati Pesona Danau Lut Tawar, Staycation Berkelas di Gayo Belangi Resort Takengon

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:40 WIB

‎Babinsa Posramil 08/Silih Nara Pererat Silaturahmi Melalui Komsos di Pantan Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:36 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Pererat Hubungan dengan Warga Melalui Kegiatan Komsos di Paya Pelu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:57 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Bangun Pondasi Rumah di Desa Genuren

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:19 WIB

Gelapkan Uang Setoran Rp40,8 Juta, Sales Perusahaan Diamankan Satreskrim Polres Aceh Tengah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:05 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Gagalkan Peredaran 45 Kilogram Ganja, Kurir Antar Kabupaten Ditangkap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:50 WIB

Aksi Kejar Korban Sambil Hunus Parang Berakhir di Tangan Polisi, Satreskrim Polres Aceh Tengah Amankan Pelaku

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:21 WIB

‎Tinggalkan Tenda Darurat, 17 Sekolah di Zona Merah Aceh Tengah Siap Bangkit Lewat Relokasi

Berita Terbaru