‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang

- Editor

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENER MERIAH – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat di Jalan Enang-Enang, Kabupaten Bener Meriah. Dipelopori tokoh masyarakat, Syahrial Abadi, warga secara swadaya melakukan pengaspalan jalan yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan pascabencana dan belum mendapatkan penanganan secara menyeluruh.

Kegiatan perbaikan yang berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) itu menyasar ruas jalan sepanjang kurang lebih 165 meter. Jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan sejumlah wilayah dan selama ini menjadi jalur utama bagi aktivitas masyarakat, mulai dari transportasi, distribusi hasil pertanian hingga kegiatan ekonomi sehari-hari.

Kerusakan jalan yang cukup parah sebelumnya dikeluhkan warga karena menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat melintas, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut dinilai menghambat mobilitas masyarakat serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Syahrial Abadi mengatakan, perbaikan dilakukan atas dasar kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang telah lama mengharapkan akses jalan yang layak. Menurutnya, menunggu bantuan pemerintah bukan berarti masyarakat tidak dapat mengambil langkah nyata melalui semangat kebersamaan.

“Jalan alternatif yang sebelumnya dibangun untuk kebutuhan darurat kini kondisinya sudah rusak dan sering menyulitkan warga untuk melintas. Karena itu kami berinisiatif memperbaikinya secara gotong royong agar aktivitas masyarakat kembali lancar,” ujarnya.

Syahrial yang juga merupakan mantan Mukim Pintu Rime Gayo sekaligus wartawan di Kabupaten Bener Meriah menjelaskan, seluruh pembiayaan pekerjaan berasal dari dana pribadinya yang dibantu sumbangan sukarela masyarakat, baik berupa uang, material bangunan maupun tenaga.

Bahkan, demi memastikan pekerjaan dapat terlaksana, Syahrial mengaku rela menjual sebidang tanah miliknya berukuran sekitar 25 x 25 meter untuk membantu menutupi biaya pengaspalan jalan tersebut.

“Yang terpenting bagi kami adalah masyarakat bisa kembali menikmati akses jalan yang layak. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan warga,” katanya.

Selain memiliki fungsi strategis sebagai jalur transportasi, Jalan Enang-Enang juga memiliki nilai historis karena sejak lama menjadi penghubung antarwilayah yang dimanfaatkan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas.

Selama proses pengerjaan, puluhan warga tampak bergotong royong mulai dari menyiapkan material, mengangkut bahan, hingga melakukan pekerjaan pengaspalan di lapangan. Kebersamaan tersebut menjadi bukti kuat bahwa budaya gotong royong masih terjaga di tengah masyarakat.

Warga berharap proses pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima hari sehingga jalan bisa segera digunakan secara normal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Syahrial berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Ini bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat kebersamaan. Mudah-mudahan akses ini kembali memperlancar aktivitas masyarakat dan mendorong perekonomian warga,” tuturnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pengaspalan masih terus berlangsung. Perbaikan dilakukan sepenuhnya secara swadaya sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam memulihkan akses transportasi, sembari menunggu penanganan lanjutan sesuai kewenangan pemerintah. **

Baca Juga:  Bupati Aceh Tengah Buka UKK di SMK Negeri 1 Takengon, Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Nilai Keagamaan

Berita Terkait

Di Tengah Keterbatasan, RSUD H. Sahudin Kutacane Mulai Bangkit di Bawah Kepemimpinan dr. MHD Al Fazri, Sp.B
Wujud Kepedulian Babinsa, Latih PBB Siswa SMA Negeri 10 Takengon
‎PPA Perkuat Sinergi dengan Bupati Aceh Tengah dalam Penanganan Limbah Pascabencana Banjir dan Longsor
Bank Aceh Serahkan Dividen Rp. 3,2 Miliar kepada Pemkab Aceh Tengah, Tambah Pendapatan Daerah untuk Pembangunan
Bupati Aceh Tengah Beri Arahan dan Motivasi kepada Paskibraka, Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kebanggaan Mengibarkan Merah Putih
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp. 400 Juta untuk Masyarakat Aceh Tengah
Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Diamankan
‎Jembatan Perintis Garuda Tahap III Rampung, Siswa SD Negeri 10 Linge Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Di Tengah Keterbatasan, RSUD H. Sahudin Kutacane Mulai Bangkit di Bawah Kepemimpinan dr. MHD Al Fazri, Sp.B

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:38 WIB

‎Pembangunan Jembatan Beton di Rusip Antara Terus Berlanjut, Progres Capai 9,3 Persen

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Wujud Kepedulian Babinsa, Latih PBB Siswa SMA Negeri 10 Takengon

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:59 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Dampingi Petani Rawat Tanaman Cabai, Dukung Ketahanan Pangan Warga

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:59 WIB

‎PPA Perkuat Sinergi dengan Bupati Aceh Tengah dalam Penanganan Limbah Pascabencana Banjir dan Longsor

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Bupati Aceh Tengah Beri Arahan dan Motivasi kepada Paskibraka, Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kebanggaan Mengibarkan Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp. 400 Juta untuk Masyarakat Aceh Tengah

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:06 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Berita Terbaru

Aceh Tengah

Wujud Kepedulian Babinsa, Latih PBB Siswa SMA Negeri 10 Takengon

Selasa, 4 Agu 2026 - 09:02 WIB