Aceh Tengah – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang menghubungkan kawasan di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Minggu (14/6/2026) pukul 17.00 WIB, progres fisik pembangunan telah mencapai 47,67 persen.
Jembatan yang dibangun di bawah pengawasan Kodim 0106/Aceh Tengah ini merupakan salah satu proyek strategis untuk membuka akses masyarakat di wilayah pedalaman. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Jembatan tersebut dibangun dengan panjang 110 meter, lebar 1,2 meter, dan memiliki kapasitas beban hingga 1 ton. Proyek ini dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp424.428.000, yang dimulai sejak 6 April 2026.
Pembangunan berlokasi di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, melintasi sungai dengan lebar sekitar 90 meter. Saat kondisi normal, kedalaman sungai mencapai sekitar 1 meter, sedangkan tinggi permukaan air ke badan jalan sekitar 1,5 meter dan dapat meningkat hingga 2 meter saat banjir.
Jembatan ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi 335 jiwa atau 97 Kepala Keluarga (KK) di Desa Reje Payung, serta 410 jiwa atau 131 KK di Desa Jamat, sehingga total ratusan warga akan memperoleh akses transportasi yang lebih aman dan mudah.
Sejumlah tahapan pekerjaan utama telah rampung 100 persen, di antaranya pembersihan lokasi, pemasangan tali poros (boplang), penggalian pondasi dan abutmen, pengecoran lantai pondasi, perakitan besi pondasi, pemasangan bekisting, hingga pengecoran seluruh abutmen.
Memasuki tahap berikutnya, pekerjaan difokuskan pada pemasangan struktur atas jembatan. Saat ini pemasangan pylon kanan dan kiri pada sisi A1-B1 telah mencapai 5 persen, sementara pemasangan sling utama mencapai 10 persen. Adapun pemasangan rangka jembatan, lantai, ikatan angin, ram kawat, pengecatan, pemasangan plang identitas, hingga tahap finishing masih akan dilaksanakan pada tahapan selanjutnya.
Untuk mendukung kelancaran pembangunan, material yang telah didatangkan ke lokasi meliputi 100 batang besi, 20 truk pasir, 10 truk batu koral, 300 sak semen, serta berbagai material kayu untuk bekisting.
Pelaksanaan pembangunan melibatkan personel gabungan yang terdiri dari 4 personel Koramil 05/Linge, 25 personel Yon TP 854/DK, 1 personel asistensi Zidam Iskandar Muda, serta 6 personel Staf Kodim 0106/Aceh Tengah.
Selama pelaksanaan kegiatan pada Minggu (14/6), personel di lapangan melaksanakan perakitan tiang pylon sisi tepi dekat serta perakitan tapak tiang pylon tepi dekat. Kegiatan tersebut akan dilanjutkan kembali pada Senin (15/6/2026) guna mempercepat penyelesaian konstruksi.
Meski cuaca berubah dari cerah pada pagi dan siang hari menjadi mendung pada sore hari, seluruh rangkaian pekerjaan tetap berjalan dengan lancar.
Situasi di lokasi pembangunan juga dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, tanpa adanya kendala maupun kejadian menonjol.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III diharapkan dapat selesai sesuai target sehingga segera dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung yang lebih aman, efektif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Linge.






