Art Policing 2025, Inovasi Kapolres Bener Meriah AKBP Tuschad Menyatukan Seni Budaya, Pariwisata, dan Keamanan

- Editor

Senin, 17 Februari 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redelong – pilargayonews.com | Polres Bener Meriah kembali menunjukkan gebrakan inovatif dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui program Art Policing I 2025, Kapolres Bener Meriah AKBP Tuschad Cipta Herdani menghadirkan pendekatan baru dalam pemolisian yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga pada pelestarian seni, budaya, dan ekonomi kreatif.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa Polri dapat berperan lebih dari sekadar penegak hukum. Dengan seni dan budaya sebagai jembatan, kepolisian ingin menciptakan hubungan yang lebih humanis dan inklusif dengan masyarakat.

Konsep Art Policing merupakan inisiatif langsung dari AKBP Tuschad Cipta Herdani, yang melihat seni dan budaya sebagai sarana efektif untuk membangun harmoni sosial. Menurutnya, pendekatan ini dapat memperkuat rasa kebersamaan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Keamanan tidak hanya tentang patroli dan penegakan hukum, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa merangkul masyarakat dalam suasana yang lebih bersahabat. Seni dan budaya adalah bahasa universal yang dapat menyatukan kita semua,” ujar AKBP Tuschad, dalam sambutannya pada acara Art Policing I 2025 di Lapangan Tribrata Mako Polres Bener Meriah, Senin, 17 Februari 2025.

“Art policing yang kita gelar merupakan sebuah model pemolisian yang menggunakan pendekatan seni, budaya dan pariwisata, karna tugas polisi pada konteks, kemanusiaan, keteraturan sosial dan membangun peradaban,” imbuhnya

Berbagai kegiatan menarik digelar dalam acara ini, di antaranya, Pameran Bonsai, Menampilkan keindahan seni menata pohon mini yang sarat makna filosofis, parade band & marching band menghibur masyarakat dengan alunan musik energik, tari tradisional menampilkan warisan budaya khas Bener Meriah, Bazar UMKM memberikan panggung bagi pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produk lokal dan makan durian gratis sebagai simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Baca Juga:  Oknum Bidan di Bener Meriah Ditangkap Polisi karena Diduga Sebar Konten Tak Senonoh Mantan Istri Suaminya

Antusiasme masyarakat begitu tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Tidak hanya sekadar hiburan, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya lokal serta membangun hubungan positif antara kepolisian dan warga.

Konsep Art Policing yang diusung AKBP Tuschad Cipta Herdani sejalan dengan transformasi Polri yang lebih modern dan inklusif. Polres Bener Meriah ingin menunjukkan bahwa kepolisian bisa hadir dengan pendekatan yang lebih ramah dan membangun, tanpa mengurangi esensi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan suksesnya Art Policing I 2025, AKBP Tuschad Cipta Herdani berharap program ini dapat menjadi agenda yang terus berkembang. Ia meyakini bahwa dengan seni dan budaya, Polri dapat membangun citra yang lebih positif dan semakin dicintai.

Sementara itu, Penjabat (PJ) Bupati Ir. Mohd Tanwier, yang turut hadir dalam acara ini, mengapresiasi inisiatif luar biasa dari Kapolres Bener Meriah.

“Program ini adalah contoh nyata bagaimana inovasi dapat diterapkan dalam dunia kepolisian. Dengan pendekatan berbasis seni dan budaya, masyarakat dapat lebih dekat dengan Polri, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan penuh kepercayaan,” ujar Ir. Mohd Tanwier.

Berita Terkait

‎Sambut Hari Sungai Nasional 2026, Dispar Bener Meriah dan FAJI Gelar Fun Rafting di Hulu Sungai Peusangan
BUMN Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal pada Proyek Rehabilitasi Pascabencana Aceh
‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional
‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang
Tak Berkutik! Dua Pelaku Penggelapan Diciduk Polisi, Lima Kendaraan Diamankan
Tanam 10 Bantang Ganja di Tengah Kebun Cabai, Pria di Bener Meriah Diciduk Polisi
‎Warga Minta Reje Kampung Ujung Gele Diberhentikan, Inspektorat Temukan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rp308,9 Juta
Warga Bener Mulie Gotong Royong Bangun Jalan Penghubung Antar Desa
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:48 WIB

‎Sambut Wapres Gibran, Haili Yoga: Kehadiran Pemerintah Pusat Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Linge

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto Kerahkan Personel Penuh, Kawal Ketat Kunjungan Wapres Gibran ke Linge

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Ratusan Personel Polres Aceh Tengah Diterjunkan Amankan Kunjungan Wapres Gibran Tinjau Infrastruktur Pascabencana di Linge

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:38 WIB

‎Mitra Dapur MBG Bantah Isu Ikan Asin, Tegaskan Menu yang Disajikan Ayam Suwir Soto

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:45 WIB

‎Wujud Kepedulian Babinsa, Koptu Serikandi Gelar Komsos dan Ingatkan Warga Cegah Karhutla ‎

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:36 WIB

KALIBER Aceh: Jangan Jadikan Bantuan Bencana sebagai Misteri, Beranikah inspektorat Audit Total Dinas Sosial Aceh Tenggara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:20 WIB

Keramat Mupakat Tuan Rumah Lomba Masak Ikan dan Posyandu 6 SPM

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Lagi, Tangkap Pengguna dan Pengedar, Polres Aceh Tengah Ungkap 2 Jaringan Kurir dan Pengedar di Aceh Utara

Berita Terbaru