Menyelamatkan Demokrasi di Desa Pedemun dari Jerat Korupsi

- Editor

Selasa, 4 Maret 2025 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Yusra Efendi.

Takengon,Pilargayonews.com -Desa Pedemun, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, sedang menghadapi ancaman serius terhadap nilai-nilai demokrasi. Oknum aparat desa yang seharusnya mengelola dana desa untuk kepentingan masyarakat justru diduga menyalahgunakan wewenang demi keuntungan pribadi dan kelompok tertentu. Fenomena ini bukan sekadar kelalaian administrasi, tetapi sebuah bentuk kejahatan yang merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat desa.

Penyalahgunaan dana desa oleh oknum yang berkuasa mencerminkan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), yang bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Bukan hanya dana yang diselewengkan, tetapi juga hak masyarakat untuk mendapatkan pembangunan yang adil dan transparan. Parahnya, masyarakat yang berusaha mengkritisi atau menuntut keadilan sering kali mengalami intimidasi.

Tindakan seperti ini tidak bisa dibiarkan. Demokrasi yang sehat hanya bisa terwujud jika ada transparansi, partisipasi masyarakat, dan supremasi hukum. Oleh karena itu, warga Desa Pedemun harus bersatu untuk mengawasi penggunaan dana desa dan menuntut akuntabilitas dari para pemangku kebijakan.

Baca Juga:  ‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule

Lembaga pengawas seperti inspektorat daerah, media, dan aktivis antikorupsi harus turut serta dalam mengungkap dugaan penyimpangan ini. Tanpa kontrol dari masyarakat dan pihak berwenang, praktik korupsi akan terus mengakar dan merampas hak warga untuk mendapatkan pembangunan yang layak.

Desa Pedemun tidak boleh dibiarkan jatuh ke tangan para perusak demokrasi. Sudah saatnya warga menuntut keadilan dan memastikan bahwa dana desa benar-benar digunakan untuk kemakmuran bersama, bukan untuk kepentingan segelintir elit yang rakus.

Berita Terkait

SPPG Kemala Bhayangkari Gelar Pelatihan Sertifikasi Penjamah Makanan bagi Petugas
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Kala Bintang
Respon Cepat Polres Aceh Tengah Datangi Lokasi Kebakaran, Lakukan Pengamanan dan Bantu Pemadaman
‎ ‎Progres Pembangunan Jembatan Gantung Kala Ili Capai 14,40 Persen
‎Enam Rumah Hangus Terbakar di Desa Bukit Kebayakan
Bantuan Sumur Bor Air Bersih Kapolda Aceh ke-4 di Desa Terpencil Reje Payung Diresmikan Polres Aceh Tengah
‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Gelar Karya Bhakti TNI di Kantor Desa Keramat Mupakat
Pemkab Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Keenam Kalinya
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:16 WIB

SPPG Kemala Bhayangkari Gelar Pelatihan Sertifikasi Penjamah Makanan bagi Petugas

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:11 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Kala Bintang

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:16 WIB

Respon Cepat Polres Aceh Tengah Datangi Lokasi Kebakaran, Lakukan Pengamanan dan Bantu Pemadaman

Sabtu, 24 Januari 2026 - 05:28 WIB

‎ ‎Progres Pembangunan Jembatan Gantung Kala Ili Capai 14,40 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:01 WIB

‎Enam Rumah Hangus Terbakar di Desa Bukit Kebayakan

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:05 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Gelar Karya Bhakti TNI di Kantor Desa Keramat Mupakat

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:21 WIB

Pemkab Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Keenam Kalinya

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:21 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Warga Cor Rumah di Blang Kolak II

Berita Terbaru

Aceh Tengah

‎Enam Rumah Hangus Terbakar di Desa Bukit Kebayakan

Jumat, 23 Jan 2026 - 13:01 WIB