‎Human Initiative Gelar Trauma Healing 6 Hari di SDN 11 Pegasing, Pulihkan Mental Anak Korban Banjir dan Longsor

- Editor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah – pilargayonews.com |Human Initiative (HI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemulihan pascabencana dengan menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir dan longsor di SD Negeri 11 Pegasing. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, sejak 5 hingga 10 Januari 2026, dan resmi ditutup pada Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari aksi kemanusiaan HI yang sebelumnya telah dilakukan pada 20 Desember 2025 lalu. Kali ini, fokus utama diarahkan pada pemulihan psikososial anak-anak sekolah dasar yang terdampak bencana, khususnya di bidang pendidikan.

Relawan Human Initiative yang tergabung dalam kolaborasi Peduli Pendidikan, di antaranya Educare Indonesia, Alfatih Mengajar, Pramuka Digital, serta Yayasan Peradaban Cahaya Ilmu, mengangkat tema “Generasi Tangguh Bencana, Siaga Sejak Dini, Pulih Lebih Cepat.”

Para relawan hadir memberikan dukungan psikososial melalui berbagai permainan edukatif dan aktivitas menyenangkan, guna membantu anak-anak memulihkan kondisi emosional pascabencana agar kembali ceria, optimis, dan bersemangat menjalani proses belajar.

Koordinator Umum Human Initiative Wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah, Diana Seprika, M.Pd, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen HI bersama relawan kolaborasi peduli pendidikan dalam mendukung pemulihan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana.

“Alhamdulillah, realisasi kegiatan awal kluster pendidikan di SDN 11 Pegasing telah selesai kami lakukan di titik pertama. Selama enam hari, para relawan dengan gigih memberikan kontribusi aktif dalam memulihkan trauma siswa-siswi beserta dewan guru di lingkungan SDN 11 Pegasing, yang sekolahnya hancur dan harus direlokasi total,” ujar Diana.

Ia menambahkan, setelah menyelesaikan kegiatan di SDN 11 Pegasing, tim relawan HI akan melanjutkan misi kemanusiaan ke sekolah-sekolah lain yang terdampak bencana, baik di Aceh Tengah maupun Bener Meriah.

“InsyaAllah setelah SDN 11 Pegasing, tim relawan akan bergerak ke sekolah lain. Bahkan untuk wilayah tertentu, relawan akan menginap dan tinggal langsung di lokasi pemulihan. Untuk target awal, satu lembaga hadir selama enam hari di masing-masing wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 11 Pegasing, Yusrizal, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi para relawan Human Initiative.

“Saya telah melihat langsung kegigihan dan keseriusan tim Relawan HI yang tergabung dalam relawan kolaborasi peduli pendidikan. Sejak awal musibah ini terjadi, Human Initiative sudah hadir dan menunjukkan kontribusi aktifnya dalam membantu pemulihan di bidang pendidikan,” ungkap Yusrizal.

Ia berharap kehadiran relawan tidak berhenti sampai di sini.

“Kami berharap tidak ada kata perpisahan. Tetaplah hadir membantu generasi SDN 11 Pegasing kapan pun para relawan berkenan. Kami, masyarakat sekolah, sudah merasakan manfaat besar dari kegiatan ini,” tutupnya.

Selain fokus pada kluster pendidikan, Human Initiative sebelumnya juga telah berkontribusi dalam kluster sembako untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Baca Juga:  Pembangunan Jembatan Gantung Burni Bius Capai 39 Persen, Babinsa Lakukan Monitoring

Berita Terkait

Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital
‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional
‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang
Pelatihan dan Sertifikasi Jurnalis Hukum C.ILJ Bekal Penting Hindari dan Hadapi Risiko Hukum
Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan: Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam dan Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat
‎PT LMR Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan kepada Generasi Muda Lewat Edukasi dan Aksi Nyata di SMPN 30 Takengon
Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi
Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:39 WIB

Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:18 WIB

‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:57 WIB

‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17 WIB

Pelatihan dan Sertifikasi Jurnalis Hukum C.ILJ Bekal Penting Hindari dan Hadapi Risiko Hukum

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:28 WIB

Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan: Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam dan Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:54 WIB

Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:38 WIB

Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:27 WIB

Sertijab Lima Pejabat Utama, Kapolres Aceh Tengah Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Berita Terbaru