‎Warga Pantan Nangka Minta Alat Berat untuk Bersihkan Material Banjir Bandang di Dusun Binje

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah — Hingga akhir Januari 2026, warga Kampung Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, masih bergelut dengan sisa material banjir bandang yang melanda wilayah mereka pada 26 November 2025 lalu. Lumpur, batu, dan kayu masih menimbun pemukiman warga, khususnya di Dusun Binje, dengan ketinggian material mencapai hingga dua meter di sejumlah titik.

Puluhan warga terdampak banjir berharap adanya kepedulian Pemerintah Daerah dengan menurunkan alat berat untuk membantu proses pembersihan material banjir yang hingga kini belum tertangani secara maksimal.

Salah seorang warga setempat mengatakan, kondisi pemukiman masih jauh dari kata pulih meski sudah dua bulan lebih pascabanjir bandang terjadi.

“Material banjir masih menimbun rumah dan lingkungan kami. Ada yang setinggi dua meter, bahkan di beberapa titik lebih. Kami sangat berharap pemerintah bisa menurunkan alat berat,” ujar warga tersebut, Selasa (27/01/2026).

Menurutnya, warga sebenarnya telah berupaya melakukan pembersihan secara mandiri sejak beberapa waktu lalu. Namun, keterbatasan peralatan membuat proses tersebut berjalan sangat lambat dan menguras tenaga.

“Kami sudah coba membersihkan secara manual, tapi dengan alat seadanya sangat berat. Tenaga dan waktu kami terbatas, sementara materialnya terlalu banyak untuk ditangani sendiri,” tambahnya.

Warga menilai, tanpa bantuan alat berat, proses pemulihan pemukiman akan memakan waktu lama dan berpotensi menghambat aktivitas serta kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Harapan kami, dengan adanya bantuan alat berat, beban warga bisa lebih ringan dan pemulihan pemukiman bisa lebih cepat. Sampai hari ini kondisi masih seperti pasca banjir,” ungkapnya.

Puluhan warga Dusun Binje, Kampung Pantan Nangka, berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah segera merespons kondisi tersebut dan menurunkan alat berat ke lokasi terdampak banjir bandang, agar lingkungan pemukiman kembali layak huni dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.

Baca Juga:  Bupati Haili Yoga Hadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana IAIN Takengon Tahun 2025

Berita Terkait

Jumat Berkah Ramadhan, Polres Aceh Tengah Salurkan Sembako untuk Warga Kayu Kul
Sekda Aceh Tengah Ikuti Rakor Tindak Lanjut Surat Atensi KPK Secara Virtual
Program Gemar Membaca Al-Qur’an, Sejumlah Satuan Pendidikan di Aceh Tengah Khatam Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Cat Rumah Warga di Simpang 4 Bebesen
Aceh Tengah Terima 5 Unit Ambulans Dan Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana
Aceh Tengah Terima 5 Unit Ambulans Dan Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 Digelar, Polres Aceh Tengah Siap Amankan Idul Fitri
Wakil Bupati Aceh Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:21 WIB

Jumat Berkah Ramadhan, Polres Aceh Tengah Salurkan Sembako untuk Warga Kayu Kul

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:50 WIB

Sekda Aceh Tengah Ikuti Rakor Tindak Lanjut Surat Atensi KPK Secara Virtual

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:00 WIB

Program Gemar Membaca Al-Qur’an, Sejumlah Satuan Pendidikan di Aceh Tengah Khatam Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Jumat, 13 Maret 2026 - 02:40 WIB

Aceh Tengah Terima 5 Unit Ambulans Dan Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:26 WIB

Wakil Bupati Aceh Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:32 WIB

‎Puluhan Kontraktor Keluhkan Tunggakan Pembayaran Proyek 2024 di Bener Meriah Capai Rp31 Miliar

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:58 WIB

‎Disdukcapil Aceh Tengah Terima Kunjungan KIP, Bahas Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan I 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan

Berita Terbaru