Dugaan Permainan Anggaran Bibit Kakao & Pokir Jalan: Kaliber Aceh akan paksa KPK periksa ketua DPRK

- Editor

Selasa, 14 April 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – LSM Kaliber Aceh mengajak masyarakat luas untuk tidak tinggal diam menghadapi dugaan permainan anggaran dalam pengadaan bibit kakao dan kegiatan pokok pikiran (pokir) pembukaan jalan di Kecamatan Lauser.

Kasus ini dinilai bukan lagi sekadar polemik, melainkan sudah mengarah pada dugaan kuat praktik korupsi yang mencederai kepentingan rakyat.
Ketua KALIBER Aceh, Zk Agara, dengan tegas menyatakan bahwa apa yang terjadi di Aceh Tenggara hari ini adalah gambaran nyata bagaimana anggaran rakyat diduga dipermainkan oleh elit kekuasaan.

“Ini bukan lagi soal program gagal. Ini soal dugaan perampokan uang rakyat secara sistematis. Bibit kakao dijadikan alat, rakyat hanya dijadikan tameng,” tegasnya.

Menurut KALIBER, program pengadaan bibit kakao yang muncul tanpa kejelasan regulasi dan terkesan dipaksakan menjadi bukti awal adanya permainan yang tidak sehat. Alih-alih memberikan manfaat, program tersebut justru memicu konflik dan kekecewaan di tengah masyarakat.

Lebih jauh, dugaan serupa juga mencuat pada kegiatan pokir pembukaan jalan di lima desa di Kecamatan Lauser. KALIBER menilai pola yang muncul menunjukkan indikasi kuat adanya praktik penyalahgunaan kewenangan yang berulang.

“Kami melihat pola yang sama: muncul tiba-tiba, dipaksakan, tidak transparan, dan sarat kepentingan. Ini tidak bisa lagi ditoleransi,” lanjut Zk Agara.

Baca Juga:  ‎Apel Kerja Satgas Bencana di Jembatan Gantung Langit, Burni Bius

Dalam pernyataannya, KALIBER juga melontarkan kritik keras kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Aparat Penegak Hukum (APH) yang dinilai lamban dan terkesan diam.

“KPK jangan tuli! APH jangan pura-pura buta! Jika fakta yang sudah terang ini tidak ditindaklanjuti, maka publik berhak menilai ada pembiaran,” ujarnya dengan nada tinggi.

KALIBER menegaskan bahwa laporan resmi ke KPK segera dilayangkan, lengkap dengan data dan hasil investigasi lapangan. Namun, mereka juga menekankan bahwa perjuangan tidak hanya berhenti pada laporan administratif.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersuara. Ini uang rakyat, ini masa depan daerah. Jika hari ini kita diam, maka besok korupsi akan semakin terang-terangan,” serunya.
Sebagai langkah lanjutan, KALIBER membuka kemungkinan akan menggelar aksi publik, kampanye terbuka, dan mengangkat isu ini ke tingkat nasional jika tidak ada respon serius dari KPK.

“Ini bukan sekadar peringatan—ini seruan perlawanan. Rakyat tidak boleh kalah oleh kekuasaan yang menyimpang. Ketua DPRK harus bertanggung jawab. Hukum harus ditegakkan, tanpa pandang jabatan!” tutup Zk Agara

Berita Terkait

‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru
Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah
Perkuat Sinergitas, Polres Aceh Tengah Silaturahmi ke Kejari dan Kodim 0106/Aceh Tengah
‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading
Diduga Ada Kutipan Rp7 Juta hingga Rp15 Juta untuk Pembuatan LKPJ Desa, KALIBER Aceh pertanyakan kinerja Inspektorat
Aset Rakyat Diduga Berubah Jadi Kendaraan Pribadi, Bupati Aceh Tenggara Diminta Tertibkan Mobil Dinas Berpelat Hitam
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Kepala Akal
Reje Keramat Mupakat Paparkan Inovasi Desa kepada Bupati Aceh Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:25 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pemasangan Pipa Air Bersih di Kute Panang

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:22 WIB

‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Bintang Gelar Komsos Bersama Warga Desa Genuren

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:40 WIB

‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:21 WIB

Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:58 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Rembuk Stunting di Desa Paya Tungel

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:54 WIB

‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:48 WIB

Diduga Ada Kutipan Rp7 Juta hingga Rp15 Juta untuk Pembuatan LKPJ Desa, KALIBER Aceh pertanyakan kinerja Inspektorat

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:24 WIB

Aset Rakyat Diduga Berubah Jadi Kendaraan Pribadi, Bupati Aceh Tenggara Diminta Tertibkan Mobil Dinas Berpelat Hitam

Berita Terbaru