Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Bener Meriah Budidayakan Ikan Nila

- Editor

Sabtu, 15 Februari 2025 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah -Pilargayonews.com. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah, Kanwil Ditjenpas Aceh, terus berinovasi dalam mendukung program ketahanan pangan. Salah satu langkah nyatanya adalah budidaya ikan nila, yang ditandai dengan pelepasan 2.000 benih ikan ke kolam pembibitan, Sabtu (15/2/2025).

Bertempat di Kolam yand disediakan di Area Steril Rutan Bener Meriah Pelapasan Bibit ikan nila ini merupakan bagian dari implementasi Program Astacita Presiden, 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Khususnya, mendukung poin kedua dalam Program Astacita Presiden, poin kedua dalam 13 Program Akselerasi Menteri Imipas, dan poin kelima dalam 21 Arahan Dirjen Pemasyarakatan.

Kepala Rutan Bener Meriah, Heddry Yadi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal.

“Hari ini, saya bersama para pejabat struktural dan jajaran melepas benih ikan nila sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan. Ini merupakan amanat yang harus kami laksanakan di lingkungan pemasyarakatan. Saya berharap kegiatan ini memberikan manfaat yang luas, baik bagi warga binaan maupun masyarakat,” ujar Heddry.

Baca Juga:  Percuma ada Bantuan Kalau Yang Dapat Harus stor dengan dalih PAD

Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan (Yantah) Rutan Bener Meriah, Syuhada Farsi, menjelaskan bahwa budidaya ikan ini juga menjadi bagian dari program kemandirian bagi warga binaan.

“Selain sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pimpinan, kegiatan ini juga kami arahkan sebagai pelatihan keterampilan bagi warga binaan. Mereka yang mengikuti program ini akan memperoleh bekal keterampilan yang bisa bermanfaat setelah bebas nanti,” jelas Syuhada.

Diharapkan, melalui program ini, Rutan Bener Meriah tidak hanya memperkuat ketahanan pangan tetapi juga meningkatkan kualitas pembinaan keterampilan kerja bagi warga binaan, sehingga mereka memiliki peluang lebih baik untuk beradaptasi saat kembali ke masyarakat.

Berita Terkait

Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sinkhole Raksasa di Aceh Tengah : “Akan Kita Kerjakan Segera”
Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Ringkus Pengedar Sabu, Sita Barang Bukti 20,45 Gram
Aceh Tengah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi
‎Rumah Tani Nusantara Selamatkan Hasil Pertanian Aceh Tengah, Ratusan Ton Kentang Dikirim ke Jakarta
‎ ‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Dampingi Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 17 Takengon
3.327 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik, Terbesar Sepanjang Sejarah Aceh Tengah
Ketua KALIBER Aceh: Kepemimpinan SAH Bangkrut, Rapor Merah Total untuk Salim Fakhry–Heri Alhilal.Perbaikan Hanya Selogan saja
‎𝗞𝗮𝘀𝘂𝘀 𝗞𝗲𝗸𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗿𝗵𝗮𝗱𝗮𝗽 𝗔𝗻𝗮𝗸 𝗱𝗶 𝗔𝗰𝗲𝗵 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵: 𝗝𝗮𝗸𝘀𝗮 𝗧𝘂𝗻𝘁𝘂𝘁 𝟭,𝟲 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻, 𝗛𝗮𝗸𝗶𝗺 𝗣𝘂𝘁𝘂𝘀 𝟯 𝗕𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:59 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sinkhole Raksasa di Aceh Tengah : “Akan Kita Kerjakan Segera”

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:19 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Ringkus Pengedar Sabu, Sita Barang Bukti 20,45 Gram

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:10 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:04 WIB

Sentuhan Jumat Berkah, Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Lot Kala Kebayakan

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:53 WIB

Aceh Tengah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:18 WIB

‎ ‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Dampingi Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 17 Takengon

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:21 WIB

3.327 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik, Terbesar Sepanjang Sejarah Aceh Tengah

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:02 WIB

Ketua KALIBER Aceh: Kepemimpinan SAH Bangkrut, Rapor Merah Total untuk Salim Fakhry–Heri Alhilal.Perbaikan Hanya Selogan saja

Berita Terbaru