Aceh Tengah – pilargayonews.com |Putusnya jalan provinsi penghubung Takengon–Blang Kejeren di wilayah Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, hingga kini belum juga diperbaiki. Padahal, ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses darat bagi masyarakat setempat. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh dan sejumlah kendaraan dilaporkan terjebak serta tidak dapat keluar dari lokasi.
Kerusakan jalan tersebut diketahui terjadi akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tengah pada 26 November 2025 lalu. Meski sudah berbulan-bulan berlalu, belum terlihat adanya perbaikan berarti di lokasi, sehingga akses vital masyarakat lumpuh total.
Asnawi salah satu tokoh masyarakat mengaku sangat terdampak. Selain menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas harian, kondisi jalan yang putus juga menyulitkan warga yang hendak keluar masuk wilayah Kecamatan Bintang.
“Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Jalan putus, mobil banyak yang terjebak dan tidak bisa keluar. Ini jalur penting, tapi dibiarkan begitu saja,” ujar Asnawi di lokasi kepada media ini, Selasa (20/01/26).
Jalan tersebut berstatus jalan provinsi, sehingga menjadi kewenangan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh. Namun hingga kini, belum ada kejelasan terkait kapan penanganan akan dilakukan dan dengan skema apa perbaikan akan dijalankan.
Masyarakat berharap Pemerintah Aceh segera mengambil kebijakan konkret, setidaknya melakukan penanganan darurat agar akses dapat kembali dibuka. Terlebih, jalan ini merupakan jalur alternatif antar kabupaten yang sangat dibutuhkan warga.
Selain itu, warga juga meminta Kepala Dinas PUPR Aceh agar memberikan penjelasan terbuka kepada publik, terkait alasan penghentian atau belum dimulainya kembali pekerjaan perbaikan jalan tersebut.
“Kalau memang belum dikerjakan, kami hanya ingin kejelasan. Apa kendalanya, kapan mulai diperbaiki. Jangan dibiarkan masyarakat menunggu tanpa kepastian,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PUPR Aceh belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi dan rencana penanganan jalan provinsi di Kecamatan Bintang tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi ini, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital yang menyangkut keselamatan, perekonomian, dan kebutuhan dasar warga.
( Onot Pejebe )






