Ketua LSM Kaliber Aceh Soroti Praktik Politik Transaksional di Aceh Tenggara

- Editor

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Ketua LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, kembali melontarkan kritik tajam terhadap praktik politik di Kabupaten Aceh Tenggara yang dinilainya semakin jauh dari nilai etika dan moral. Dalam pernyataannya, Zoel menyebut adanya indikasi politik transaksional yang kian merajalela, terutama di wilayah Kecamatan Leuser.

Zoel menyoroti sejumlah kebijakan dan proyek yang dinilainya sarat kepentingan elite politik, mulai dari pengadaan mobil dinas, pengadaan bibit cokelat, hingga dugaan intimidasi terhadap para kepala desa.

“Dari pengadaan mobil dinas, bibit coklat, hingga menakut-nakuti kepala desa di Kecamatan Leuser — apa lagi yang kurang? Kejamnya politik seperti ini tidak hanya mencederai demokrasi, tetapi juga merugikan masyarakat di pedalaman,” ujar Zoel dalam keterangan tertulisnya.

 

Menurutnya, sejumlah kepala desa di Kecamatan Leuser merasa ditekan oleh oknum yang diduga bagian dari lingkaran kekuasaan. Mereka diancam akan diaudit oleh APIP maupun APH jika tidak mengikuti program yang diarahkan oleh elite politik tertentu.

Tak hanya itu, Zoel juga menyebut ada dugaan praktik jual beli jabatan dalam pengangkatan Penjabat (Pj) kepala desa dengan tarif yang mencapai Rp30 juta hingga Rp45 juta per orang.

Baca Juga:  Wabup Ir. Armia Hadiri Pengukuhan FASI Kabupaten Bener Meriah Periode 2025-2029

“Mustahil seorang pimpinan di tingkat kecamatan berani bermain sendiri tanpa restu atau arahan dari atasan. Kalau tidak ada perintah dari atas, mana mungkin berani?” katanya lagi.

Ia juga menyebut bahwa salah satu elite politik yang dimaksud sudah dua periode menjabat di DPRK Aceh Tenggara, dan kini dianggap semakin haus kekuasaan.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat pedalaman disebut semakin terpinggirkan. “Sementara warga di pedalaman berjuang menahan derita, para elite malah sibuk mengamankan kepentingan politik dan pribadi,” ujarnya.

Zoel pun meminta aparat penegak hukum, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk menelusuri dan mengusut dugaan-dugaan tersebut secara terbuka dan transparan.

Zoel menegaskan, etika dan moral seharusnya menjadi pondasi utama dalam praktik politik. Ia mengingatkan bahwa politik tidak boleh hanya menjadi alat meraih kekuasaan semata, apalagi dengan cara-cara yang menakut-nakuti dan memanipulasi pemerintahan desa.

“Politik bukan tentang menghalalkan segala cara. Bila ini terus dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan terus runtuh,” tutupnya.

Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari pihak DPRK Aceh Tenggara maupun pemerintah daerah terkait pernyataan tersebut.

Berita Terkait

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan
GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan
Bupati Aceh Tengah Temui KKP RI, Bahas Usulan Bantuan Bagi Nelayan Yang Terdampak Bencana Hidrometreologi
‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan
‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah
Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI
Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana
‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

Senin, 9 Maret 2026 - 13:06 WIB

Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana

Senin, 9 Maret 2026 - 11:59 WIB

‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual

Senin, 9 Maret 2026 - 11:51 WIB

Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara

Berita Terbaru