Pemerintah Terlena Kemewahan, Rakyat Ditinggalkan: Janji Politik Salim Fahri Dinilai Hanya demi syahwat

- Editor

Senin, 30 Maret 2026 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Kepercayaan masyarakat Aceh Tenggara terhadap pemerintah daerah kian runtuh. Di bawah kepemimpinan Salim Fahri, janji politik yang dulu digembar-gemborkan kini dinilai hanya menjadi alat untuk meraih kekuasaan, bukan untuk ditepati.

Ketua KALIBER Aceh, Zoel Kenedi, menegaskan bahwa kegagalan ini bukan sekadar soal program yang belum berjalan, melainkan kegagalan total dalam menjalankan amanah rakyat.

“Pemerintah hari ini seperti tidak punya rasa tanggung jawab. Janji disampaikan di depan rakyat, tapi setelah duduk di kursi kekuasaan, semuanya dilupakan begitu saja,” tegas Zoel.yang biasa akrab di sapa Zk agara

Sebelas janji politik yang menjadi dasar kepercayaan masyarakat kini tidak menunjukkan arah yang jelas. Program “satu juta” yang sempat menjadi harapan masyarakat desa justru hilang tanpa jejak, tanpa transparansi, tanpa realisasi.

Sementara itu, di tengah mandeknya program dan tidak bergeraknya roda kebijakan, pemerintah justru terlihat lebih fokus pada kenyamanan dan kemewahan internal.

Pengadaan mobil dinas mewah dan rumah dinas yang berkelas menjadi simbol yang kontras dengan kondisi masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Ini tamparan keras bagi rakyat. Saat masyarakat menunggu janji ditepati, pemerintah justru sibuk memperindah fasilitasnya sendiri. Ini bukan hanya salah arah, tapi sudah melukai rasa keadilan,” ujarnya.

Kondisi pemerintahan juga dinilai stagnan. Mutasi pejabat yang seharusnya menjadi langkah pembenahan justru mandek, memperlihatkan lemahnya kepemimpinan dalam mengendalikan birokrasi. Tidak ada langkah tegas, tidak ada arah pembangunan yang jelas, dan tidak ada keberanian untuk berbenah.

Baca Juga:  Polres Aceh Tengah Intensifkan Patroli Mudik Hari Ke-5, Jalur Wisata Dipastikan Aman dan Lancar

“Pemerintah terlihat berjalan tanpa kompas. Yang ada hanya rutinitas, tanpa hasil. Sementara rakyat terus menunggu perubahan yang tidak pernah datang,” lanjut Zk agara.

KALIBER Aceh menilai, situasi ini telah menciptakan jurang yang lebar antara pemerintah dan masyarakat. Di satu sisi, pemerintah menikmati fasilitas dan kekuasaan, di sisi lain rakyat menghadapi realitas yang tidak kunjung membaik.

Desakan keras pun ditujukan kepada aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan. Audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran, termasuk pengadaan fasilitas mewah pejabat, dinilai menjadi langkah penting untuk memastikan tidak adanya penyimpangan.

“Kalau janji untuk rakyat tidak ada wujudnya, tapi fasilitas pejabat terlihat nyata dan mewah, maka ini harus diusut. Negara tidak boleh kalah dengan ketidakadilan seperti ini,” tegasnya.

Di akhir pernyataan, Zoel menyampaikan pesan yang menggugah hati masyarakat:
“Rakyat Aceh Tenggara sudah cukup sabar. Mereka tidak butuh janji baru, mereka butuh kejujuran dan bukti.

Jangan sampai kekuasaan hanya menjadi alat untuk memperkaya diri, sementara rakyat terus menanggung kecewa.“Rakyat tidak butuh mobil mewah pejabat.

Rakyat tidak peduli rumah dinas semegah apa. Yang mereka butuhkan adalah bukti bahwa janji itu ditepati. Tapi hari ini, yang mereka lihat hanyalah kemewahan di atas penderitaan masyarakat

Berita Terkait

‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru
Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah
Perkuat Sinergitas, Polres Aceh Tengah Silaturahmi ke Kejari dan Kodim 0106/Aceh Tengah
‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading
Diduga Ada Kutipan Rp7 Juta hingga Rp15 Juta untuk Pembuatan LKPJ Desa, KALIBER Aceh pertanyakan kinerja Inspektorat
Aset Rakyat Diduga Berubah Jadi Kendaraan Pribadi, Bupati Aceh Tenggara Diminta Tertibkan Mobil Dinas Berpelat Hitam
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Kepala Akal
Reje Keramat Mupakat Paparkan Inovasi Desa kepada Bupati Aceh Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:25 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pemasangan Pipa Air Bersih di Kute Panang

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:22 WIB

‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Bintang Gelar Komsos Bersama Warga Desa Genuren

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:40 WIB

‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:21 WIB

Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:58 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Rembuk Stunting di Desa Paya Tungel

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:54 WIB

‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:48 WIB

Diduga Ada Kutipan Rp7 Juta hingga Rp15 Juta untuk Pembuatan LKPJ Desa, KALIBER Aceh pertanyakan kinerja Inspektorat

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:24 WIB

Aset Rakyat Diduga Berubah Jadi Kendaraan Pribadi, Bupati Aceh Tenggara Diminta Tertibkan Mobil Dinas Berpelat Hitam

Berita Terbaru