Takengon – Ketua DPD GANNAS Aceh Tengah, Yusra Efendi, menyampaikan bahwa pengungkapan laboratorium narkotika ilegal di Kabupaten Pidie merupakan langkah strategis dalam melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika.
Berdasarkan keterangan Kapolri yang diberitakan pada 23 Oktober 2026, barang bukti narkotika yang diamankan mencapai sekitar 1,2 ton bruto. Dengan menggunakan asumsi satu gram sabu dapat dikonsumsi oleh lima orang, pengungkapan tersebut diperkirakan berpotensi mencegah paparan narkotika terhadap sekitar enam juta orang.
“Jika menggunakan perhitungan yang disampaikan Kapolri, angka enam juta orang ini menggambarkan betapa besarnya potensi ancaman yang berhasil dicegah melalui pengungkapan tersebut. Ini bukan sekadar keberhasilan menyita barang bukti, tetapi juga langkah penting untuk melindungi masyarakat dan masa depan generasi bangsa,” ujar Yusra Efendi.
Ia menegaskan, apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada BNN, Polda Aceh, Bareskrim Polri, Bea dan Cukai, serta seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut.
Menurut Yusra, pengungkapan laboratorium narkotika berskala besar ini harus menjadi momentum untuk mengusut jaringan secara menyeluruh, mulai dari pemasok bahan baku, pihak yang membiayai produksi, pengendali jaringan, hingga jalur distribusi yang diduga terhubung dengan peredaran lintas wilayah.
“Keberhasilan ini patut diapresiasi, tetapi pekerjaan belum selesai. Kami berharap aparat terus mengembangkan penyidikan berdasarkan bukti agar seluruh pihak yang terbukti terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum,” tegasnya.
Yusra juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan narkotika melalui kewaspadaan lingkungan, pelaporan informasi kepada aparat berwenang, serta penguatan edukasi di keluarga dan sekolah.
“Melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab kita bersama. Setiap langkah yang mampu mencegah narkotika beredar merupakan investasi bagi keselamatan masyarakat dan masa depan generasi Indonesia,” tutupnya.














