Bupati Aceh Tengah dan Masyarakat Sepakati Penertiban “Cangkul Padang” dan “Cangkul Dedem” di Danau Lut Tawar

- Editor

Rabu, 26 Maret 2025 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon,Pilargayonews.com– 26 Maret 2025, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama berbagai elemen masyarakat dan para reje dari kampung-kampung sekitar Danau Lut Tawar sepakat untuk menertibkan praktik “Cangkul Padang” dan “Cangkul Dedem” di kawasan perairan danau. Kesepakatan ini diambil dalam pertemuan penting yang digelar pagi ini dan dihadiri oleh unsur Muspida, para reje, nelayan, serta berbagai organisasi lainnya di desa mendale kecamatan kebayakan.

Bupati Aceh Tengah menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk segera menindaklanjuti penertiban ini demi menjaga kelestarian ekosistem Danau Lut Tawar. “Ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Komitmen ini juga diperkuat oleh Kepala Dinas Perikanan Aceh Tengah, Iwan Ernis, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa praktik “Cangkul Padang” dan “Cangkul Dedem” dapat merusak ekosistem perairan dan mengancam keberlanjutan sektor perikanan di Danau Lut Tawar. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebijakan ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Baca Juga:  Babinsa Koramil Linge Ajak Warga Cegah Karhutla Lewat Patroli Bersama

Para reje kampung yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap langkah ini. Nelayan setempat juga berharap kebijakan ini dapat meningkatkan hasil tangkapan mereka secara berkelanjutan.

Dengan adanya komitmen ini, pemerintah daerah akan segera menyusun langkah-langkah konkret untuk pelaksanaan penertiban. Sosialisasi kepada masyarakat akan terus digencarkan agar seluruh pihak memahami pentingnya menjaga kelestarian Danau Lut Tawar bagi generasi mendatang.

Langkah ini diharapkan menjadi titik awal bagi upaya lebih luas dalam menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam dengan cara yang lebih bertanggung jawab. Tim

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tengah Dampingi Kunker Mendagri di Aceh Tengah Serta Lakukan Pengamanan
Kabar Gembira Untuk Warga Aceh Tengah Kini Bisa Berobat Dengan BPJS di RS Gayo Medical Center
Dandim 0106/Aceh Tengah Tinjau Lokasi Pemulihan Pascabencana
Ketua DPRK Aceh Tengah Tinjau Krisis Air Bersih di Kebayakan
Kajari Bireuen tinjau  Sekolah penerima Makan  Bergizi Gratis (MBG) Dan Dapur Penyalur MBG di Kota  Juang
Bupati Haili Yoga Bahas Kolaborasi Pengembangan Wisata Aceh Tengah Bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa
Enam Warga Aceh Tengah Dicoret dari Daftar Penerima PKH karena Judi Online
Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tengah Hadiri Sosialisasi Family Care Unit
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Tangkap Pelaku Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur

Selasa, 21 April 2026 - 11:05 WIB

Bupati Aceh Tengah Tinjau Jembatan Gemboyah yang Hampir Putus, Perbaikan Segera Dilakukan

Selasa, 21 April 2026 - 10:02 WIB

Wabup Muchsin Sampaikan LKPJ Tahun 2025 Dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Tengah

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Momen Haru Bupati Haili Yoga Kunjungi ODGJ di Bukit Kemuning Kecamatan Jagong Jeget

Selasa, 21 April 2026 - 07:31 WIB

Aceh Tengah Terima Bantuan Pascabencana, Mendagri Tito Serahkan 5 Unit Ambulans Langsung di Takengon

Selasa, 21 April 2026 - 04:30 WIB

‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Gelar Karya Bakti Bersama Warga di Desa Toweren Toa

Selasa, 21 April 2026 - 03:37 WIB

Data Pascabencana Aceh Tengah Dinyatakan 100% Sinkron, Siap Masuk Tahap Lanjutan

Senin, 20 April 2026 - 14:14 WIB

Dapur MBG SPPG – Yayasan Kemala Bhayangkari distribusikan ke 16 sekolah di kecamatan Lut Tawar

Berita Terbaru