Anggap Remeh Wartawan, Oknum Datok di Aceh Tamiang Tuai Kritik Tajam dari Ketua DPD SWI

- Editor

Jumat, 18 April 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang – Pilargayonews.com | Jumat, 18 April 2025 | Tindakan Datok Penghulu (Kepala Desa) Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, menuai sorotan publik setelah pernyataannya yang terkesan meremehkan profesi wartawan dalam menyikapi pemberitaan terkait objek wisata pemandian air panas di wilayahnya.

Objek wisata tersebut sebelumnya diberitakan tidak memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam klarifikasinya melalui pesan WhatsApp, Datok Kaloy mengaku menggunakan dana pribadi untuk pengelolaan wisata tersebut. Pernyataan ini justru memicu kritik, termasuk dari kalangan organisasi pers.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Aceh Tamiang, Hendriko Lubis, menyayangkan sikap Datok yang dinilai tidak menghargai kerja jurnalistik. Menurutnya, sebagai pejabat publik di tingkat kampung, Datok seharusnya lebih bijak dalam menanggapi kerja wartawan yang tengah menjalankan tugasnya.

“Hal seperti ini tidak seharusnya terjadi, terlebih jika Datok memahami tugas dan fungsi wartawan. Wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Mereka berhak mencari, mengolah, menyimpan, dan menyebarkan informasi melalui media. Sangat disayangkan jika seorang Datok tidak memahami hal ini,” ujar Hendriko kepada Pilargayonews.com.

Baca Juga:  kodim 0106/Aceh Tengah tangkap pengedar Narkoba jenis sabu-sabu

 

Ia juga menyesalkan sikap Datok yang disebut-sebut enggan memberikan klarifikasi secara langsung dan justru memilih untuk memblokir kontak wartawan. Padahal, menurut Hendriko, jika terdapat keberatan terhadap isi berita, Datok dapat menggunakan hak jawab yang dijamin oleh undang-undang.

“Jika merasa dirugikan oleh pemberitaan, seharusnya beliau menyampaikan hak jawab, bukan meminta agar berita dihapus atau memutus komunikasi dengan wartawan. Sikap seperti ini justru memunculkan asumsi negatif dari publik. Ada apa sebenarnya sehingga beliau begitu defensif terhadap pemberitaan?” pungkas Hendriko.

Insiden ini menjadi catatan penting bagi semua pihak, terutama para pejabat publik, agar lebih memahami fungsi dan keberadaan pers dalam menjaga transparansi serta menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.***

Berita Terkait

Dandim 0106/Aceh Tengah Tinjau Lokasi Pemulihan Pascabencana
Ketua DPRK Aceh Tengah Tinjau Krisis Air Bersih di Kebayakan
Kajari Bireuen tinjau  Sekolah penerima Makan  Bergizi Gratis (MBG) Dan Dapur Penyalur MBG di Kota  Juang
Bupati Haili Yoga Bahas Kolaborasi Pengembangan Wisata Aceh Tengah Bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa
Enam Warga Aceh Tengah Dicoret dari Daftar Penerima PKH karena Judi Online
Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tengah Hadiri Sosialisasi Family Care Unit
Bupati Haili Yoga Tindak Lanjuti Kunjungan Gubernur Aceh di Ketol, Bahas Usulan Jalan Produksi dan Air Bersih
Kapolres Jombang Beri Penyuluhan kepada Pelajar, Imbau Tidak Ikut Demonstrasi dan Bijak Bermedsos
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:58 WIB

‎Disdukcapil Aceh Tengah Terima Kunjungan KIP, Bahas Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan I 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:04 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Warga Desa Bahgie Pasang Pipa Saluran Air Bersih

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:52 WIB

Polres Aceh Tengah Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Perkuat Pelayanan dan Zona Integritas

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:25 WIB

Personel Satgas Gulbencal Laksanakan Pembersihan dan Perluasan Jalan Akibat Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:38 WIB

Satlantas Polres Aceh Tengah Lakukan Pengamanan Arus Lalu Lintas di Pusat Perbelanjaan dan SPBU

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Berita Terbaru