Koordinasi Lintas Sektor Tingkatkan Profesionalisme Pariwisata Aceh Tengah

- Editor

Rabu, 4 Juni 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com | Pengembangan pariwisata di Kabupaten Aceh Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan, terutama dengan keindahan alam Danau Laut Tawar dan kekayaan budaya lokal.

serta untuk mewujudkan destinasi wisata bersyariah, bersih nyaman, ramah, indah dan tertib, dan sebagai upaya meminimalisir permasalahan dari aktivitas Pariwisata yang berkolaborasi dengan Pemerintah demi mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Aceh Tengah perlu adanya koordinasi menyamakan persepsi.

Demikian ungkap, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si, dalam gelaran Rapat Koordinasi Lintas Sektor dengan Pelaku usaha Pariwisata, yang mengusung tema “Kita tingkatkan Profesionalisme, Pelayanan, Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan di Kabupaten Aceh Tengah”.

Tampak didampingi Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, MSP, dan Ketua DPRK Aceh Tengah, Fitriana Mugie, Bupati Aceh Tengah, antusias temui para pengiat wisata seperti, pemilik atau pengelola hotel, penginapan, homestay, tenda camping, arung jeram, pemandu wisata, dan objek atraksi wisata lainnya, binaan Dinas Pariwisata setempat.

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si, dalam gelaran rapat yang berlangsung di Dream Hill Villa Bur Telege Kampung Hakim Bale Bujang Kecamatan Lut Tawar Takengon tersebut, mengatakan, bahwa Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah berkewajiban mengimplementasikan berbagai strategi, termasuk pemberdayaan masyarakat lokal, perbaikan infrastruktur, serta promosi wisata di Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (03/06/2025).

“Karena hingga saat ini, masih terdapat kendala signifikan dalam pengembangan sektor ini, seperti kurangnya data legalitas, terbatasnya fasilitas pendukung, rendahnya kreativitas produk ekonomi kreatif, serta kurang peka nya pengelola yang masih mengabaikan kelestarian lingkungan”, Jelas Bupati Aceh Tengah.

Pertemuan hari ini adalah pertemuan yang cukup bagus, kami sudah mendengar masukan, jadi pertemuan ini tidak bisa sekali saja,” Kata Bupati Haili Yoga di hadapan peserta, yang terdiri dari perwakilan organisasi wisata, yakni Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Persatuan Win Ipak Aceh Tengah (Pawak), perwakilan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) yang bergerak di bidang wisata, perwakilan pengelola arung jeram serta pengelola lokasi wisata di Aceh Tengah.

Baca Juga:  Tiara Ratu, Surga Tersembunyi di Aceh Tengah: Panen Jeruk Madu, Mandi Sungai, dan Daging Rusa Segar

Lebih lanjut ditambahkannya, masukan yang disampaikan dalam forum tersebut menjadi masukan kepada seluruh Dinas terkait, diantaranya Dinas Pariwisata, perhubungan, dinas pendapatan. “Artinya nanti ada yang berhubungan dengan Dinas Lingkungan Hidup, dinas pendapatan daerah, nanti akan kita arahkan mereka untuk berkoordinasi lanjutan secara teknisnya,” Tambah Bupati Haili Yoga.

Dirinya menganggap, Aceh Tengah saat ini telah menjadi ikon wisata bukan saja di tingkat lokal namun juga nasional, sehingga perlu dukungan dari semua pihak terkait dalam hal pengembangan kepariwisataan yang lebih bersyariah, bersih nyaman, ramah, indah tertib dan lebih baik lagi di masa yang akan datang. “Kita nanti akan lihat, kebutuhan pelatihan apa, kemudian sektornya dimana, kita akan komunikasikan,”Imbuhnya.

Selain itu, ia menyinggung para pelaku wisata agar tetap memperhatikan lingkungan sekitar, terutama kebersihan, karena akan memberikan citra yang baik terhadap Aceh Tengah, “Kita punya danau yang indah, kita punya arung jeram, jadi dukungan perhotelan, dan bidang lainnya sangat mendukung wisata kita, akan lebih baik bila kita menjaga kebersihan, agar mata wisatawan tetap indah memandang,” Pungkas Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si.

Diharapkan, untuk selanjutnya pengembangan pariwisata berbasis komunitas dan keberlanjutan menjadi kunci utama untuk menciptakan destinasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Melalui langkah strategis yang lebih terkoordinasi, diharapkan sektor pariwisata di Aceh Tengah dapat berkembang pesat dan berkontribusi pada pembangunan daerah dataran tinggi Tanah Gayo Kabupaten Aceh Tengah. ***

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tengah Dampingi Kunker Mendagri di Aceh Tengah Serta Lakukan Pengamanan
Kabar Gembira Untuk Warga Aceh Tengah Kini Bisa Berobat Dengan BPJS di RS Gayo Medical Center
Dandim 0106/Aceh Tengah Tinjau Lokasi Pemulihan Pascabencana
Ketua DPRK Aceh Tengah Tinjau Krisis Air Bersih di Kebayakan
Kajari Bireuen tinjau  Sekolah penerima Makan  Bergizi Gratis (MBG) Dan Dapur Penyalur MBG di Kota  Juang
Bupati Haili Yoga Bahas Kolaborasi Pengembangan Wisata Aceh Tengah Bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa
Enam Warga Aceh Tengah Dicoret dari Daftar Penerima PKH karena Judi Online
Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tengah Hadiri Sosialisasi Family Care Unit
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 06:22 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Merah Muyang

Sabtu, 25 April 2026 - 13:15 WIB

RSUD Datu Beru Rutin Adakan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Setiap Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 08:57 WIB

Polres Aceh Tengah Tangkap Pria 60 Tahun, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak

Jumat, 24 April 2026 - 10:16 WIB

Jumat Berkah Polres Aceh Tengah Kembali Bagikan Makanan dan Bubur untuk Masyarakat di Depan Mapolres

Jumat, 24 April 2026 - 10:14 WIB

Peresmian dan Peusejuk Jembatan Bailey di Bergang Berlangsung Khidmat, Perkuat Akses dan Pemulihan Wilayah

Jumat, 24 April 2026 - 06:52 WIB

‎Wujud Kepedulian, Babinsa Aktif Komsos Bersama Warga di Celala

Kamis, 23 April 2026 - 10:41 WIB

Jaksa Menyapa: Sinergi Cegah Narkoba, Selamatkan Remaja dari Ancaman Narkotika

Kamis, 23 April 2026 - 10:17 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah Rampungkan Pemasangan Jembatan Bailey di Ketol

Berita Terbaru