Presiden Prabowo Tegaskan Stabilitas Nasional dalam RAKORNAS Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

- Editor

Senin, 2 Februari 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga stabilitas nasional dan demokrasi yang sehat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat, Senin (02/02/2026).

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi, namun tidak boleh diekspresikan dengan cara-cara yang memicu kerusuhan dan membahayakan negara. Presiden mengingatkan bahwa pembangunan nasional membutuhkan suasana aman, tertib, dan kondusif.

RAKORNAS Tahun 2026 dihadiri Wakil Presiden, seluruh Menteri Kabinet Merah Putih, kepala daerah se-Indonesia, unsur Forkopimda, serta Kepala BPS kabupaten/kota. Kegiatan ini menjadi momentum strategis konsolidasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka implementasi Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Nasional 2025–2029.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebijakan nasional tidak cukup hanya ditetapkan secara regulatif, namun harus dipahami, disepakati, dan diimplementasikan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, RAKORNAS menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi agar pelaksanaan kebijakan tidak berjalan dengan tafsir masing-masing.

Secara khusus, RAKORNAS Pempus–Pemda Tahun 2026 bertujuan untuk, Memperkuat koordinasi lintas sektor dalam isu-isu strategis seperti kemiskinan, pangan, pendidikan, dan stunting, Menjembatani kebijakan dengan pelaksanaan di lapangan, mengingat masih adanya kebijakan yang kuat secara regulasi namun lemah dalam eksekusi, Menjelaskan tujuan, target, dan indikator Program Prioritas Presiden, Mengidentifikasi kendala implementasi serta merumuskan solusi konkret, dan Memastikan kebijakan berjalan tepat sasaran, berdampak, efektif, efisien, dan akuntabel melalui sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah.

Baca Juga:  Uang Rutin Dinas PUPR Aceh Tenggara 2025 Diduga Direkayasa, Kegiatan Fiktif Menguat di Kecamatan Lauser

Dalam paparannya, Presiden Prabowo juga menyampaikan berbagai capaian pembangunan nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,04 persen. Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 60.047.246 penerima manfaat setiap hari di 38 provinsi, didukung oleh 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Di sektor pendidikan, sebanyak 15.945 anak telah bersekolah di 166 Sekolah Rakyat, sementara 16.140 sekolah SD, SMP, dan SMA telah direnovasi sepanjang 2025. Selain itu, 288.180 sekolah menerima dukungan IFP belajar.

Pada sektor ekonomi kerakyatan, telah terbentuk 81.613 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan 22.950 KDKMP. Investasi sepanjang 2025 berhasil menciptakan 2.710.532 lapangan kerja baru, dengan peningkatan ekspor nasional mencapai 8,14 persen. Lembaga pengelola investasi Danantara juga telah terbentuk dengan aset kelolaan mencapai USD 1 triliun.

Di bidang kesehatan dan pangan, pemerintah mencatat 70 juta pemeriksaan kesehatan gratis, produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,7 juta ton atau meningkat 13 persen dibanding tahun sebelumnya, serta cadangan beras Bulog sebesar 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si, hadir langsung dalam RAKORNAS tersebut untuk mendengarkan seluruh arahan Presiden. Kegiatan ini turut diikuti oleh Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota, Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda yang meliputi Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, Kajari, serta Kepala BPS kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Polres Aceh Tengah dan Brimob Lanjutkan Gotong Royong Pemulihan Fasilitas Publik di Kecamatan Bintang dan Rusip Antara
‎SMSI Gayo Peringati HPN 2026 di Aceh Tengah, Tegaskan Komitmen Pers Sehat dan Beretika
Spekulasi Konflik Ditepis, Pemkab dan Insan Pers Fokus Bangun Dialog Bermartabat
Hari Pers Nasional 2026, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah Apresiasi Pers dalam Membangun Daerah
‎Bulan Puasa Kian Dekat, GMNI Desak DPRK dan Bupati Aceh Tengah Sewa Hotel untuk Pengungsi Selama Ramadhan
PROGRAM LITERASI & DANA NARKOBA DD 2025 ACEH TENGGARA BAU BUSUK, RAKYAT SEDANG DIBODOHI.!
Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sinkhole Raksasa di Aceh Tengah : “Akan Kita Kerjakan Segera”
Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Ringkus Pengedar Sabu, Sita Barang Bukti 20,45 Gram
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:33 WIB

PROGRAM LITERASI & DANA NARKOBA DD 2025 ACEH TENGGARA BAU BUSUK, RAKYAT SEDANG DIBODOHI.!

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:02 WIB

Ketua KALIBER Aceh: Kepemimpinan SAH Bangkrut, Rapor Merah Total untuk Salim Fakhry–Heri Alhilal.Perbaikan Hanya Selogan saja

Senin, 2 Februari 2026 - 09:02 WIB

Ketua KALIBER Aceh Apresiasi Kinerja Sahebun, Dinilai Sebagai Kontraktor Profesional dan Berintegritas di Aceh Tenggara

Senin, 2 Februari 2026 - 03:22 WIB

Uang Rutin Dinas PUPR Aceh Tenggara 2025 Diduga Direkayasa, Kegiatan Fiktif Menguat di Kecamatan Lauser

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:01 WIB

Surat Pengunduran Diri Kades Terutung Payung Hulu Sejak 10 November 2025, Namun Masih Berkuasa: Ada Apa dengan Pemkab Aceh Tenggara?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:52 WIB

Mutasi Guru di Aceh Tenggara: Bau Pungli, Cacat Hukum, Dinasti Keluarga Bupati Bermain?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:20 WIB

Kaliber Aceh soroti. penanganan kinerja senilai Rp10,7 miliar di perbatasan Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara kini berada di bawah bayang-bayang

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:06 WIB

Program Titipan Dana Desa 2025, Nama Oknum ketua DPRK terseret. Kaliber Aceh minta kajagung turunkan time inteligen

Berita Terbaru

Aceh Tengah

‎Anggota Koramil 09/Ketol Awasi Pembersihan Longsor di Jalan

Selasa, 10 Feb 2026 - 07:32 WIB