Isu Intervensi Perkuat Perlawanan:AMMB Siap Bongkar pakta 5 Mei Di Bener Meriah.

- Editor

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENER MERIAH, —Minggu 1 Maret 2026. Polemik dugaan mark up pengadaan daging meugang senilai Rp4,5 miliar di Kabupaten Bener Meriah kian memanas. Setelah muncul dugaan komunikasi bernuansa tantangan dari Rahmiati Tagore Putri, putri Bupati Bener Meriah, gelombang konsolidasi justru semakin menguat.

Tiga organisasi, yakni Himpunan Mahasiswa Gayo (HIMAGA), Aliansi Masyarakat Gayo (AMG), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), resmi mematangkan rencana aksi akbar yang dijadwalkan pada 5 Maret mendatang.

Kolaborasi tersebut melahirkan wadah baru bernama Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Bergerak (AMMB). Aliansi ini dibentuk dalam konsolidasi terbuka yang digelar di Kabupaten Aceh Tengah, sebagai respon atas dinamika yang berkembang serta dugaan intervensi terhadap rencana aksi sebelumnya.

Dalam forum tersebut, empat nama ditunjuk sebagai koordinator aksi, yakni Sinar Harapan, Zamalingga, Ruhdi Sahara, dan Sadra. Mereka sepakat bahwa aksi 5 Maret bukan sekadar unjuk rasa, melainkan momentum konsolidasi moral dan politik masyarakat Gayo.

“Kami tidak sedang mencari sensasi. Ini soal marwah demokrasi dan uang rakyat. Jika ada yang merasa tertantang, maka jawabannya adalah gerakan yang lebih terorganisir dan terukur,” ujar salah satu koordinator dalam forum konsolidasi.

Baca Juga:  Program Dana Narkoba Desa Dinilai Janggal, Kaliber Aceh Minta Kapolda Usut Tuntas

AMMB menyusun tujuh poin tuntutan utama yang hingga kini masih dirahasiakan. Para koordinator menyebut langkah itu sebagai strategi agar substansi tuntutan tidak lebih dulu digiring opini sebelum disampaikan secara resmi di hadapan publik dan DPRK.

Sumber internal menyebut, tuntutan tersebut akan menyasar aspek transparansi anggaran, audit independen, serta pertanggungjawaban moral dan administratif pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengadaan.

Dengan terbentuknya AMMB, eskalasi isu ini dipastikan memasuki babak baru.

Publik kini menanti, apakah pemerintah daerah memilih membuka ruang klarifikasi dan transparansi, atau justru membiarkan gelombang aksi membesar di tengah situasi pascabencana yang masih membutuhkan konsentrasi penuh.

5 Maret mendatang diprediksi menjadi titik krusial: antara klarifikasi atau konfrontasi yang berujung pada Investigasi Mendalam dan bermuara pada eksekusi hukum.

Berita Terkait

‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru
Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah
Perkuat Sinergitas, Polres Aceh Tengah Silaturahmi ke Kejari dan Kodim 0106/Aceh Tengah
‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading
Diduga Ada Kutipan Rp7 Juta hingga Rp15 Juta untuk Pembuatan LKPJ Desa, KALIBER Aceh pertanyakan kinerja Inspektorat
Aset Rakyat Diduga Berubah Jadi Kendaraan Pribadi, Bupati Aceh Tenggara Diminta Tertibkan Mobil Dinas Berpelat Hitam
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Kepala Akal
Reje Keramat Mupakat Paparkan Inovasi Desa kepada Bupati Aceh Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:25 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pemasangan Pipa Air Bersih di Kute Panang

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:22 WIB

‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Bintang Gelar Komsos Bersama Warga Desa Genuren

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:40 WIB

‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:21 WIB

Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:58 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Rembuk Stunting di Desa Paya Tungel

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:54 WIB

‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:48 WIB

Diduga Ada Kutipan Rp7 Juta hingga Rp15 Juta untuk Pembuatan LKPJ Desa, KALIBER Aceh pertanyakan kinerja Inspektorat

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:24 WIB

Aset Rakyat Diduga Berubah Jadi Kendaraan Pribadi, Bupati Aceh Tenggara Diminta Tertibkan Mobil Dinas Berpelat Hitam

Berita Terbaru