Aceh Tengah — Ketua DPRK Aceh Tengah menghadiri peresmian Jembatan Bailey Berawang Gajah di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (2/9/2026).
Peresmian jembatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Ketol, terutama dalam membuka dan memperlancar akses transportasi serta mobilitas warga.
Kehadiran Ketua DPRK Aceh Tengah dalam kegiatan tersebut turut menunjukkan perhatian legislatif terhadap pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Jembatan Bailey Berawang Gajah memiliki panjang 39 meter, lebar 4 meter dan mampu menahan beban hingga 20 ton. Jembatan tersebut melintasi sungai dengan lebar sekitar 25 meter dan ketinggian sekitar 7 meter.
Jembatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Burlah sebanyak 103 KK atau sekitar 300 jiwa, Desa Burge Ara 162 KK atau 560 jiwa, Desa Bintang Pepara 99 KK atau 250 jiwa, serta Desa Kekuyang sebanyak 392 KK atau 1.271 jiwa.
Dalam kegiatan tersebut, peresmian juga dirangkai dengan doa bersama yang diikuti unsur TNI, pemerintah daerah, aparatur desa dan masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan.
Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Bailey Berawang Gajah diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardesa, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian dan pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Tengah turut menyaksikan langsung peresmian infrastruktur yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat di wilayah Ketol tersebut.
Dengan beroperasinya Jembatan Bailey Berawang Gajah, masyarakat di beberapa desa kini memiliki akses penghubung yang lebih baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas warga dan kegiatan perekonomian.
Jembatan tersebut diharapkan dapat dijaga dan dirawat secara bersama-sama sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.






