Nelayan Tewas Diduga Tersambar Petir di Danau Laut Tawar, Aceh Tengah Berduka

- Editor

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon, Pilargayonews.com – Suasana pilu menyelimuti masyarakat Aceh Tengah usai insiden maut yang menimpa seorang nelayan di perairan Danau Laut Tawar, Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban yang diketahui merupakan warga Desa Bom, Kecamatan Lut Tawar, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tersambar petir saat sedang mencari ikan. Tubuh korban disebut-sebut ditemukan tidak bernyawa tak lama setelah petir menyambar di tengah derasnya hujan yang mengguyur kawasan tersebut.

Kabar mengejutkan ini pertama kali mencuat melalui unggahan media sosial Facebook milik Deny Zinger, yang kemudian viral dan memancing gelombang duka serta doa dari masyarakat luas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban maupun warga sekitar masih enggan memberikan keterangan resmi. Namun, sejumlah saksi mata menyebut kilatan petir terlihat begitu dekat dengan lokasi perahu korban sebelum akhirnya ia terjatuh.

“Suara petirnya sangat keras, beberapa orang di tepi danau juga kaget, tak lama kemudian terdengar kabar ada nelayan yang tersambar,” ungkap seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Baca Juga:  Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Senilai Rp4,5 Miliar di Aceh Tenggara Diduga Amburadul

Tragedi ini menjadi tamparan keras akan bahaya laten yang mengintai para nelayan Danau Laut Tawar. Meski sekadar mencari nafkah, mereka harus berhadapan dengan alam yang tak bisa diprediksi—termasuk sambaran petir yang bisa merenggut nyawa dalam sekejap.

Masyarakat Aceh Tengah pun larut dalam duka mendalam. Doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir untuk keluarga korban.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tulis salah satu warga di kolom komentar Facebook.

Insiden tragis ini diharapkan menjadi pengingat agar masyarakat, khususnya para nelayan, lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem sebelum melaut di Danau Laut Tawar. **

Berita Terkait

Dandim 0106/Aceh Tengah Tinjau Lokasi Pemulihan Pascabencana
Ketua DPRK Aceh Tengah Tinjau Krisis Air Bersih di Kebayakan
Kajari Bireuen tinjau  Sekolah penerima Makan  Bergizi Gratis (MBG) Dan Dapur Penyalur MBG di Kota  Juang
Bupati Haili Yoga Bahas Kolaborasi Pengembangan Wisata Aceh Tengah Bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa
Enam Warga Aceh Tengah Dicoret dari Daftar Penerima PKH karena Judi Online
Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tengah Hadiri Sosialisasi Family Care Unit
Bupati Haili Yoga Tindak Lanjuti Kunjungan Gubernur Aceh di Ketol, Bahas Usulan Jalan Produksi dan Air Bersih
Kapolres Jombang Beri Penyuluhan kepada Pelajar, Imbau Tidak Ikut Demonstrasi dan Bijak Bermedsos
Berita ini 406 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

Senin, 9 Maret 2026 - 13:06 WIB

Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana

Senin, 9 Maret 2026 - 11:59 WIB

‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual

Senin, 9 Maret 2026 - 11:51 WIB

Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara

Berita Terbaru