Pemimpin itu melayani Bukan untuk dilayani

- Editor

Senin, 14 Juli 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

Kutacane –  Kepemimpinan melayani sebagai paradigma kepemimpinan yang sangat melekat kehidupan. Jika melihat zaman sekarang, potret kepemimpinan cenderung elitis. Di mana kepemimpinan sering kehilangan sensitivitas, empati, simpati terhadap keadaan rakyat.

“Kita melihat ada kecenderungan pemimpin yang mereka lebih sibuk untuk mementingkan dirinya, kroninya, dan kelompoknya. Kemudian dengan mengabaikan kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan Daerah yang dipimpinnya

kepemimpinan melayani direpresentasikan sebagai sosok yang melayani masyarakat bukan justru dilayani. Artinya kehadiran pemimpinan di tengah kehidupan sebagai pelayan masyarakat demi meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemimpin itu menempatkan dirinya sebagai pelayan. Banyak yang menyebutkan pemimpin melayani adalah pemimpin yang lebih mengutamakan kepentingan komunitas yang dipimpinnya, organisasi yang dipimpinnya, dan masyarakat yang dipimpinnya daripada kepentingan dirinya dan keluarganya,”

kepemimpinan melayani juga bersifat altruistik. Yakni pemimpin yang memilih mengorbankan berbagai hal yang menyangkut kepentingan pribadi demi mementingkan hajat hidup seluruh masyarakat. Artinya sosok pemimpin memberikan pelayanan terbaik, bukan malah melakukan tindakan penyimpangan dari konstitusi dan ajaran luhur agama.

“Kepemimpinan melayani adalah kepemimpinan yang peduli (care). Kepemimpinan yang senantiasa hirau terhadap keadaan masyarakat dan organisasi yang dipimpinnya. Sehingga dia punya sensitivitas yang tinggi di kehidupan masyarakatnya,” seperti muncul kata Sergahan pada salah satu Media online Pekak Kadang ko

Baca Juga:  Muchlis Gayo: Pemekaran ALA untuk Pemerataan, Bukan Perpecahan

corak kepemimpinan yang peduli itu meniscayakan hidupnya memiliki pancaran rasa cinta yang tinggi terhadap masyarakat. Artinya, pemimpin yang tulus melayani masyarakat dan punya jiwa tegas serta pemberani untuk berjuang memajukan dan menyejahterakan kehidupan masyarakat secara komprehensif.bukan memanfaatkan ,serta mengerogoti Dana Desa untuk mengembalikan modal pileg serta Pilkada dahulu.

Ketua LSM Kaliber Aceh menyimpulkan kepemimpinan melayani kelindan dengan kepemimpinan yang memajukan. Dalam trilogi Ki Hajar Dewantara, istilah kepemimpinan itu dilukiskan sebagai Tut Wuri Handayani. Maknanya, pemimpin harus mampu mendorong orang-orang yang dipimpin agar berani berjalan di depan dan sanggup bertanggung jawab Bukan malas menjadi otak program titipan

Pemimpin itu semustinya dapat meniru model kepemimpinan Rasul Saw. Dia pemimpin sejati sebagai uswah hasanah. Pemimpin harus menjadi teladan terbaik, termasuk lisan dan lakunya memancarkan keteladanan yang utama.bukan menjadi pemimpin yang berkuasa bak mafia

Berita Terkait

‎SPPG Kutenireje Lut Tawar Salurkan MBG untuk 2.295 Penerima, Sasar Pelajar hingga Kelompok Rentan
‎Suhada Laporkan Kepala SMP Negeri 2 Takengon ke Kejaksaan Terkait Dugaan Pergantian Ketua P2SP Program Revitalisasi Sekolah
Tembus 62 Ribu Kunjungan Wisatawan Di Bulan April, Sekarang Aceh Tengah Miliki Data Pariwisata Digital
‎Piket Koramil 01/Lut Tawar Laksanakan Pembersihan Makoramil
Delapan Oknum Kepsek SMA/SMK Dipanggil Polda Aceh, Dugaan Jual Beli Jabatan Pendidikan.
‎RSUD Datu Beru Aceh Tengah Sambut Baik Rencana Pencabutan Pergub JKA, Pasien Tak Mampu Pernah Ditangani dengan Dana Talangan
‎Warga Minta Reje Kampung Ujung Gele Diberhentikan, Inspektorat Temukan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rp308,9 Juta
Kapolres Aceh Tengah Dampingi Kunker Mendagri di Aceh Tengah Serta Lakukan Pengamanan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Menteri Transmigrasi Langsung Respons Laporan Bupati Haili Yoga, Tim Kementerian Tinjau Korban Kebakaran Jagong Jeget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Persiapan Upacara HUT ke-81 RI Dimatangkan, Gladi Kotor Digelar di Lapangan Musara Alun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Siap Sukseskan Launching 2.500 Jembatan Garuda, Bukti Nyata TNI Hadir Membuka Akses dan Harapan Rakyat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:37 WIB

‎HIMATARA IAIN Takengon Salurkan 40 Tabung Gas dan Bantuan Kebutuhan Korban Kebakaran Pasar Jagong Jeget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:29 WIB

PT.Bank Syariah Indonesia, Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:39 WIB

Bupati Haili Yoga Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Tegaskan Komitmen Aceh Tengah Bersih dan Lingkungan Asri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

‎Kodim 0106 Aceh Tengah Bangun 10 Jembatan, Perkuat Akses Transportasi Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Voli Satukan Semangat, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Dim 0106/Kodim 0106 Aceh Tengah Raih Prestasi

Berita Terbaru