Provinsi ALA Kembali Menggema: Tokoh Bener Meriah Lakukan Konsolidasi

- Editor

Rabu, 14 Mei 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redelong – pilargayonews.com | Aspirasi pemekaran wilayah di Aceh kembali menggeliat. Setelah sempat meredup beberapa tahun terakhir, semangat pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kembali membara. Langkah awal menuju kebangkitan perjuangan ini ditandai dengan pertemuan konsolidasi sejumlah tokoh penting dari Kabupaten Bener Meriah pada Rabu (14/5/2025) di Seladang Kopi, Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam. Pertemuan ini menjadi titik tolak dari upaya menyusun kekuatan baru untuk mewujudkan cita-cita pembentukan provinsi yang telah lama diperjuangkan oleh masyarakat wilayah tengah Aceh.

Agenda utama pertemuan tersebut adalah wacana pembentukan kepanitiaan pelaksana untuk menyelenggarakan rapat akbar perjuangan ALA dalam waktu dekat yang akan dilaksanakan di Gayo Lues, Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Sejumlah tokoh menyampaikan orasi dan pandangan yang menandai adanya tekad baru untuk menggerakkan perjuangan ALA secara lebih terstruktur dan terarah.

Tokoh perempuan Bener Meriah, Salminawati Aka, S.H., menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal yang krusial dalam membangun keseriusan dan arah baru bagi gerakan ALA.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari konsolidasi untuk mempersiapkan rapat akbar perjuangan ALA ke depan,” ujarnya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari mantan pejabat, aktivis, tokoh masyarakat, hingga simpatisan gerakan ALA. Diskusi berlangsung dinamis, membahas pembentukan struktur panitia serta strategi perjuangan yang lebih terfokus ke depan.

Baca Juga:  Isu Intervensi Perkuat Perlawanan:AMMB Siap Bongkar pakta 5 Mei Di Bener Meriah.

Salminawati juga menekankan bahwa rapat akbar nantinya diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi lintas wilayah, khususnya daerah-daerah yang selama ini menjadi bagian dari cita-cita pembentukan Provinsi ALA, seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Kota Subulussalam.

“Kami berharap perjuangan ini tidak hanya bersifat simbolik, tetapi benar-benar terencana, terukur, dan strategis. Konsolidasi ini adalah langkah awal dari perjalanan panjang menuju terwujudnya Provinsi ALA,” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ýusuf Gayo, salah satu tokoh masyarakat Bener Meriah. Menurutnya, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat wilayah tengah Aceh demi mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.

“Kita ingin dengan adanya DOB wilayah tengah ini akan mempercepat kemajuan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya,” kata Ýusuf Gayo.

Ia menambahkan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi ALA bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah Aceh, melainkan sebuah langkah kemandirian wilayah yang siap berkembang secara mandiri.

“Dalam hal ini, kita meminta kepada Pemerintah Aceh agar memberikan dukungan terhadap pemekaran wilayah. Tujuannya jelas—agar daerah ini bisa mandiri di segala bidang,” ucapnya.

Ýusuf juga mengibaratkan perjuangan ini seperti kehidupan rumah tangga, di mana seorang anak yang sudah dianggap dewasa dan mapan, layak untuk memiliki rumah sendiri dan tidak lagi bergantung pada orang tua. ( Pujo )

Berita Terkait

‎Sambut Hari Sungai Nasional 2026, Dispar Bener Meriah dan FAJI Gelar Fun Rafting di Hulu Sungai Peusangan
BUMN Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal pada Proyek Rehabilitasi Pascabencana Aceh
‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional
‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang
Tak Berkutik! Dua Pelaku Penggelapan Diciduk Polisi, Lima Kendaraan Diamankan
Tanam 10 Bantang Ganja di Tengah Kebun Cabai, Pria di Bener Meriah Diciduk Polisi
‎Warga Minta Reje Kampung Ujung Gele Diberhentikan, Inspektorat Temukan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rp308,9 Juta
Warga Bener Mulie Gotong Royong Bangun Jalan Penghubung Antar Desa
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:48 WIB

‎Sambut Wapres Gibran, Haili Yoga: Kehadiran Pemerintah Pusat Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Linge

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto Kerahkan Personel Penuh, Kawal Ketat Kunjungan Wapres Gibran ke Linge

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Ratusan Personel Polres Aceh Tengah Diterjunkan Amankan Kunjungan Wapres Gibran Tinjau Infrastruktur Pascabencana di Linge

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:38 WIB

‎Mitra Dapur MBG Bantah Isu Ikan Asin, Tegaskan Menu yang Disajikan Ayam Suwir Soto

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:45 WIB

‎Wujud Kepedulian Babinsa, Koptu Serikandi Gelar Komsos dan Ingatkan Warga Cegah Karhutla ‎

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:36 WIB

KALIBER Aceh: Jangan Jadikan Bantuan Bencana sebagai Misteri, Beranikah inspektorat Audit Total Dinas Sosial Aceh Tenggara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:20 WIB

Keramat Mupakat Tuan Rumah Lomba Masak Ikan dan Posyandu 6 SPM

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Lagi, Tangkap Pengguna dan Pengedar, Polres Aceh Tengah Ungkap 2 Jaringan Kurir dan Pengedar di Aceh Utara

Berita Terbaru