LSM Kaliber Soroti Dugaan Permainan Elit Politik di Proyek Jalan Tani Kecamatan Leuser

- Editor

Rabu, 2 Juli 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Pembukaan jalan tani di sejumlah desa dalam wilayah Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, yang seharusnya menjadi program untuk memperlancar distribusi hasil pertanian warga, kini menuai sorotan tajam dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kaliber Aceh.

Ketua LSM Kaliber, Zoel Kenedi, menyampaikan bahwa proyek tersebut justru dipenuhi kejanggalan dan diduga menjadi ladang permainan elit politik lokal. Menurutnya, meskipun dana yang digunakan bersumber dari Dana Desa (DD), namun pelaksanaan pekerjaan mulai dari pengerahan alat berat hingga pengawasan dilakukan oleh kelompok tertentu yang disebut sebagai orang-orang dekat elit politik di Aceh Tenggara.

“Kami menemukan indikasi kuat bahwa kepala desa hanya dijadikan formalitas. Bahkan, beberapa kepala desa mengaku tidak mengetahui detail teknis pembangunan, karena semuanya dikendalikan oleh pihak luar, atas nama kepentingan pejabat teras daerah,” ujar Zoel, Selasa (2/7/2025).

Lebih lanjut, Zoel menyebut bahwa nilai anggaran untuk pembukaan jalan tani tersebut berkisar antara Rp100 juta hingga Rp120 juta per desa, tergantung panjang ruas jalan yang dikerjakan.

“Kami menduga ada agenda tersembunyi di balik proyek ini. Bagi kepala desa yang tidak mau ikut aturan main dari orang suruhan elit politik, maka akan diancam dicopot jika berstatus penjabat, atau akan diaudit secara ketat jika kepala desa definitif,” tambahnya.

Baca Juga:  Dinas Pertanian Aceh Tenggara Diduga Jadi Ladang Pungli dan Korupsi Bantuan Petani

Menurutnya, tindakan tersebut bukan hanya bentuk intervensi, tetapi juga mencerminkan penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan masyarakat. Ia menuding proyek ini sebagai salah satu cara untuk mengembalikan dana politik pasca pilkada lalu.

“Apakah karena Kecamatan Leuser tidak memberikan dukungan suara maksimal kepada Bupati terpilih, maka desa-desa di sana dijadikan korban politik balas dendam?” kata Zoel dengan nada mempertanyakan.

Zoel menegaskan bahwa masyarakat Leuser juga merupakan warga Aceh Tenggara yang berhak mendapatkan pembangunan yang adil tanpa tekanan politik. Ia mengingatkan agar kekuasaan tidak digunakan sebagai alat pemerasan terhadap hak rakyat.

“Jangan jadikan Dana Desa sebagai sapi perah untuk memenuhi nafsu syahwat para penguasa. Kami mendesak Kajati Aceh untuk turun langsung dan memeriksa proyek-proyek tersebut di lapangan,” tegasnya.

LSM Kaliber juga meminta aparat penegak hukum serta lembaga pengawas lainnya untuk tidak tutup mata terhadap kondisi ini demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil seperti Leuser.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan yang disampaikan LSM Kaliber Aceh.

Berita Terkait

Tidak Sampai 1×24 Jam, Satreskrim Polres Aceh Tengah Ungkap Pencurian Elpiji, Satu Pelaku Diamankan dan 17 Tabung Disita
Jembatan Garuda: jadi penghubung dua kec.Darul Hasanah dan Badar Bukti Nyata Pengabdian TNI Kodim 0108 Aceh tenggara untuk Rakyat
Dzikir Akbar Ramadhan hari ke-9 yang digelar di Mushola As-Shifa RSUD H. Sahudin, Kutacane
KALIBER Aceh Tunggu Kejaksaan Agung RI cq Jampidsus_ Turun Langsung ke Aceh Tenggara.ketua DPRK di periksa
‎Di Bawah Kepemimpinan dr. Mhd Al Fazri, RSUD H. Sahudin Berbenah dan Kembalikan Kepercayaan Publik
ASN Dilaporkan 5 Bulan Mandek, Polres Agara Jangan Main-Main! Ini Ujian Supremasi Hukum dan Amanat UUD 1945
Kejari Aceh Tenggara Gandeng Pers dan LSM: Workshop Ujian Nyata Transparansi di Tahun HPN 2026 Menyambut bulan Suci Ramadhan
Dr. Mhd Al Fazri, Sp.B Disebut “Sang Jenderal Baru” Kesehatan Aceh Tenggara, Harapan Masyarakat Mulai Tumbuh kepercayaan publik meningkat
Berita ini 217 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

Senin, 9 Maret 2026 - 13:06 WIB

Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana

Senin, 9 Maret 2026 - 11:59 WIB

‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual

Senin, 9 Maret 2026 - 11:51 WIB

Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara

Berita Terbaru