Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan di Rutan Bener Meriah

- Editor

Selasa, 22 Juli 2025 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah, pilargayonews. com – Upaya peningkatan pembinaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Aceh semakin diperkuat dengan pengembangan bahan ajar pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Inisiatif strategis ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur budaya Aceh sebagai fondasi pembentukan karakter yang positif bagi para narapidana dan tahanan, mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat sebagai individu yang bertanggung jawab.

Pengembangan bahan ajar ini merupakan kolaborasi erat antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kanwil Ditjenpas Aceh dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, budayawan, dan tokoh masyarakat Aceh. Kurikulum yang disusun mencakup berbagai aspek kearifan lokal seperti nilai-nilai adat, norma-norma sosial yang berlaku, seni, dan tradisi yang kaya di Aceh. Hal ini diharapkan mampu menyentuh aspek emosional dan spiritual warga binaan, memupuk rasa memiliki terhadap budaya mereka sendiri, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup harmonis dan bermartabat.

Dalam kegiatan ini hadir memberikan materi kegiatan Dr. Tgk, Fahkrurradhi, M.Pd. dalam kesempatan ini beliau menyampaikan beberapa hal diantaranya adalah mematuhi peraturan “kita sebagai manusia khususnya sebagai warga binaan harus mematuhi segala peraturan yang diberikan baik yang datangnya dari Allah SWT, Maupun peraturan yang dibuat oleh manusia, kita harus senantiasa mengamalkan amal ma’ruf nahimungkar” jelas Fahkrurradhi.

Baca Juga:  Hanafiah Tegaskan Komisi C Akan Kawal Ketat Kesepakatan PLTA Peusangan

Sementara itu Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bener Meriah, Heddry Yadi, menyatakan, “Kami percaya bahwa pendidikan karakter yang berakar pada kearifan lokal sangat efektif dalam membentuk kepribadian warga binaan. Dengan memahami dan menginternalisasi nilai-nilai luhur Aceh, mereka tidak hanya akan menjadi individu yang lebih baik, tetapi juga agen perubahan positif di tengah masyarakat setelah bebas nanti.” Jelasnya.

Program ini tidak hanya berfokus pada teori, melainkan juga melibatkan praktik nyata melalui kegiatan-kegiatan seperti lokakarya, diskusi kelompok, dan kegiatan seni budaya yang relevan. Para tenaga pengajar, yang terdiri dari petugas Lapas/Rutan yang telah dilatih berperan aktif dalam memfasilitasi proses pembelajaran yang interaktif dan partisipatif.

Diharapkan, melalui implementasi bahan ajar ini, tingkat residivisme dapat ditekan, dan warga binaan memiliki bekal yang kuat untuk menjalani kehidupan baru yang produktif dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, serta masyarakat Aceh secara keseluruhan.

Berita Terkait

‎Suhada Laporkan Kepala SMP Negeri 2 Takengon ke Kejaksaan Terkait Dugaan Pergantian Ketua P2SP Program Revitalisasi Sekolah
Tembus 62 Ribu Kunjungan Wisatawan Di Bulan April, Sekarang Aceh Tengah Miliki Data Pariwisata Digital
‎Piket Koramil 01/Lut Tawar Laksanakan Pembersihan Makoramil
Delapan Oknum Kepsek SMA/SMK Dipanggil Polda Aceh, Dugaan Jual Beli Jabatan Pendidikan.
‎RSUD Datu Beru Aceh Tengah Sambut Baik Rencana Pencabutan Pergub JKA, Pasien Tak Mampu Pernah Ditangani dengan Dana Talangan
‎Warga Minta Reje Kampung Ujung Gele Diberhentikan, Inspektorat Temukan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rp308,9 Juta
Kapolres Aceh Tengah Dampingi Kunker Mendagri di Aceh Tengah Serta Lakukan Pengamanan
Kabar Gembira Untuk Warga Aceh Tengah Kini Bisa Berobat Dengan BPJS di RS Gayo Medical Center
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:40 WIB

‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Dampingi Rembuk Stunting di Desa Wak Toweren ‎

Senin, 27 Juli 2026 - 10:43 WIB

‎Kapolsek Kota Takengon Gerak Cepat Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Mendale, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 10:11 WIB

‎Sambut Hari Sungai Nasional 2026, Dispar Bener Meriah dan FAJI Gelar Fun Rafting di Hulu Sungai Peusangan

Senin, 27 Juli 2026 - 09:01 WIB

‎ ‎Ratusan Warga Mendale Datangi Dinas Sosial Aceh Tengah, Tuntut Kejelasan Jadup Korban Bencana

Senin, 27 Juli 2026 - 06:14 WIB

‎Babinsa Koramil 10/Celala Cek Jembatan Terdampak Bencana, Pastikan Akses Warga ke Kebun dan Sawah Tetap Aman

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:10 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:21 WIB

‎30 Persen Hutan Desa Mendale Diduga Telah Dirambah, Tim Gabungan Perkuat Patroli dan Sosialisasi Pelestarian Hutan

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:58 WIB

‎Polres Aceh Tengah Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Pegasing, Ratusan Karung Material dan Peralatan Tambang Diamankan

Berita Terbaru