Aceh Tengah – Komando Distrik Militer (Kodim) 0106/Aceh Tengah menggelar dialog pembinaan lingkungan hidup Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah strategis meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0106/Aceh Tengah, Takengon, Kamis (21/5/2026), mengusung tema “Optimalisasi Peran Pembinaan Teritorial (Binter) TNI AD dalam Mitigasi Bencana melalui Pembinaan Lingkungan Hidup di Wilayah.”
Dialog ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga tokoh masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalisir risiko bencana, khususnya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Sebagai tindak lanjut nyata, Kodim 0106/Aceh Tengah juga akan melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam sebanyak 1.000 bibit pohon di dua lokasi berbeda. Bibit yang akan ditanam terdiri dari alpukat, durian, dan mahoni, yang dinilai memiliki manfaat ekologis dan ekonomis bagi masyarakat.
Adapun pembagian lokasi penanaman meliputi 500 batang di Kampung Kenawat, Kecamatan Lut Tawar, dan 500 batang di Kampung Kala Bintang, Kecamatan Bintang. Kegiatan penanaman dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 08.30 WIB, dengan melibatkan berbagai instansi terkait sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Sejumlah pejabat yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tengah, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Camat Lut Tawar, Camat Bintang, Kapolsek Lut Tawar, Kapolsek Bintang, serta para kepala sekolah dan reje (kepala kampung) dari wilayah terdampak.
Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Raden Herman Sasmita, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dalam memperkuat ketahanan wilayah berbasis kepedulian lingkungan.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Peran aktif semua pihak sangat penting dalam upaya mitigasi bencana,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan yang tidak terkendali dapat memicu bencana alam yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, langkah preventif melalui edukasi, penghijauan, dan kolaborasi harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Melalui dialog ini, diharapkan lahir rekomendasi serta langkah konkret dalam pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik, sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Aceh Tengah.
Kodim 0106/Aceh Tengah pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga pertahanan wilayah, tetapi juga dalam upaya pelestarian lingkungan dan keselamatan bersama.






